Sengketa Aset Mako Akademi TNI, Pemkot Magelang Jamin Pelayanan Masyarakat Berjalan Normal

BNews—MAGELANG— Walikota Magelang Sigit Widyonindito memastikan pascapemasangan plang Sertifikat Hak Pakai (SHP) oleh Akademi TNI tidak mengganggu aktivitas kantor pemerintahan. Utamanya layanan pemerintah terhadap masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Sigit usai sejumlah personel dari Akademi TNI pimpinan Komandan Resimen Chandradimuka Kolonel Pas Tri Bowo melakukan pematokan aset kompleks Kantor Pemkot Magelang. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur itu menegaskan, aktivitas tersebut tidak mempengaruhi pelayanan.

”Selama ini Pemkot selalu kooperatif, berkomunikasi. Rakyat tidak perlu risau, ASN juga saya instruksikan tetap fokus bekerja melayani rakyat dengan baik,” kata Sigit menenangkan, Minggu (5/7).

Sigit mengaku, pihaknya sudah empat tahun intens melakukan komunikasi soal aset lahan berikut bangunan di dalamnya. Termasuk aktif dengan koordinasi secara vertikal maupun horisontal.

Ia menjelaskan, pemkot menempati tanah aset milik Mako Akabri/ Akademi TNI bukan secara tiba-tiba. Namun ada sejarah sehingga pemkot dan jajaran menempati lahan tersebut.

Dirinya berharap jika persoalan ini sebaiknya jangan sampai mengusik warga karena pada prinsipnya tanah seluas 4 hektar tersebut sama-sama milik negara.

”Tidak akan mungkin pada tahun 1985 lalu, Walikota dan jajaran Pemkot Magelang tiba-tiba menempati lahan dan bangunan ini, jika tidak ada kesepakatan, payung hukum, dan arahan dari pemerintah pusat. Pasti ada komunikasi. Maka dari itu, saya harap pada saat ini juga komunikasi lah yang dikedepankan,” pintanya.

Sigit berjanji akan mematuhi apapun hasil dari kesepakatan itu nantinya. Hanya saja, dia meminta saat ini semua pihak harus menurunkan tensi agar tak membuat kegaduhan masyarakat di tengah pandemi covid-19.

”Kita sedang fokus menangani pandemi. Alhamdulillah, Kota Magelang sudah tidak ada pasien positif covid-19 yang masih dirawat sehingga kita segera usulkan penerapan kenormalan baru agar perekonomian rakyat kita bisa bangkit kembali,” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: