Seorang Ibu Meminta Anaknya Tidak Diproses Hukum Karena Telah Menganiayanya

BNews–NASIONAL– Kasih ibu sepanjang masa mungkin memang nyata adanya. Sekeras apapun yang dilakukan sang anak kepada dirinya, memaafkan adalah hal hal yang besar dilakukan sang Ibu.

Seperti halnya kasus di Kota Malang yang viral beberapa hari terakhir ini. Dimana seorang anak berinisial FA, 24, diamankan pihak kepolisian setelah menganiaya ibu kandungnya sendiri.

Namun, terdapat hal yang mengejutkan terjadi. Dimana sang Ibu yang berinisial NH, 60, memilih tidak ingin proses hukum kepada anaknya dilanjutkan.

Kasat Reskrim Polresta Malang, AKP Azi Pratas Guspitu membenarkan bahwa korban dalam hal ini ibu kandung pelaku memilih tidak melanjutnya proses hukum terhadap anaknya. “Pelaku FA, 24 ini benar telah kita amankan. Namun sang ibu meminta tidak melanjutkan proses hukum penganiayan tersebut,” katanya (24/10/2020).

Sang Ibu mengaku merasa kasihan terhadap anaknya. “Ibunya mengaku masih merasa sayang dan hanya dia satu-satuanya anak yang merawatnya,” imbuhnya.

FA ini diamankan setelah sebuah video viral terkait aksinya menganiaya ibu kandungnya sendiri saat berteduh di pos dekat Pasar Mergan Kota Malang. “Pelaku ini diamankan lantaran tindakannya yang tergolong Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). FA tertangkap basah melakukan penganiayaan mulai pemukulan, menempeleng hingga mencakar ibunya,” ungkapnya.

Aksinya dilakukan usai berbelanja buah di Pasar Mergan Kota Malang. ”Saat kejadian, mereka usai berbelanja buah-buahan di Pasar Mergan Kota Malang. Ia merasa kesal karena ada permasalahan di dalam keluarganya,” terangnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Lebih jauh, keduanya diketahui tinggal bersama di sebuah pondok yatim piatu dan dhuafa di daerah Sumpil, Kota Malang. ”Rumah aslinya di Lawang, tapi sudah dua bulan ini mereka tinggal di Pondok Yatim Piatu di daerah Sumpil itu,” terangnya.

Terkait motif tindakannya, FA mengaku baru sekali melakukan tindakan ini lantaran merasa kesal karena sang ibu tidak pernah membela dirinya. FA mengaku pernah dipukuli oleh kakak iparnya sendiri di rumahnya di daerah Lawang, Kabupaten Malang.’

‘Saya kecewa karena ngerasa gak dibela saat saya dihajar di rumah saya sendiri sampai babak belur sama kakak ipar saya,” akunya. (*/islh)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: