Sepanjang Tahun 2020, Penerimaan Pajak Kanwil DJP Jateng II Capai Rp 10,575 Triliun

BNews—JATENG— Penerimaa pajak di lingkup Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jateng II sepanjang tahun 2020 capai 86,8 persen atau Rp 10,575 triliun dari target Rp 12,183 triliun. Kemudian pertumbuhan netto sebesar minus 16,46 persen dari capaian penerimaan tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II, Rudy Gunawan Bastari saat prescon melalui zoom meeting, Kamis (21/1/2021). Dia menyebut, di tahun 2020 penerimaan pajak mengalami kontraksi yang cukup dalam. Terutama akibat dari pelambatan ekonimi dan adanya insentif pajak.

”Di tengah kondisi yang penuh tantangan dengan adanya pandemi  covid-19 ini. Kanwil DJP Jawa Tengah II telah berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memenuhi target penerimaan tersebut,” katanya.

Dia menjelaskan, sepanjang tahun 2020 terdapat 18.859 permohonan insentif yang diajukan baik insentif PPh 21 DTP, PPh 22 Impor, PPh 25 dan PPh Final PP23. Untuk total insentif yang diterima Kanwil DJP Jawa Tengah II sebesar Rp 293,5 miliar dengan realisasi terbesar adalah insentif PPh Pasal 25 sebesar Rp 140,489 miliar.

KPP Pratama Magelang (foto : istimewa)

”Sedangkan segi penyampaian SPT tahunan di Kanwil DJP Jateng II sebanyak 805,386 SPT atau sebesar 100,86 persen. Dari target 798,535 SPT,” jelas dia.

Lebih lanjut, Rudy menyampaikan bahwa dari 12 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah DJP  Jawa Tengah II, KPP Pratama Purwokerto adalah urutan tertinggi dalam realisasi penerimaan pajak dengan pencapaian 95,83 persen.  Disusul KPP Pratama Karanganyar 95,11 persen dan KPP Pratama Magelang 89,19 persen.

”Sementara tiga terendah yakni KPP Purworejo dengan 82 persen, KPP Temanggung 80,41 persen dan KPP Surakarta 79,73 persen,” ujar dia.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Karenanya pada tahun 2021 ini, kata Rudi, Kantor wilayah DJP  Jawa Tengah II berusaha meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satunya dengan berupaya memperoleh prediket Zona Intregitas Wilayah Bebas dari Korupsi.

”Upaya itu sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada pemangku kepentingan dengan penuh intregitas dan memperhatikan prinsip profesionalisme,” tandas dia.

Selain itu, dengan mengoptimalkan pemanfaatn data dan informasi, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait dan para stakehorlder melalui program Collaborative Compliance.

”Untuk itu, sangat diharapkan dukungan dari semua pihak agar Kanwil DJP Jawa Tengah II dapat mencapai target penerimaan di tahun 2021, ditengah situasi pandemi Covid-19,” harapnya

Dia juga mengimbau, pada awal tahun 2021 ini agar para wajib pajak dapat segera menjalankan kewajiban pelaporan SPT Tahunan secara tepat waktu melalui e-Filing di laman www.pajak.go.id. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: