Tahun 2023, 9,36 Persen Dari Populasi Masyarakat Indonesia Berjuang di Garis Kemiskinan
- calendar_month Sen, 1 Jan 2024

Ilustrasi kemiskinan atau penduduk miskin. (Sumber: internet)
BNews-NASIONAL– Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa masih terdapat 25,9 juta orang miskin di Indonesia pada tahun 2023, yang berarti sebesar 9,36 persen dari total populasi Indonesia.
Meskipun jumlahnya masih cukup tinggi, namun terjadi penurunan sebanyak 460 ribu orang dibandingkan tahun 2022.
Garis kemiskinan ditetapkan berdasarkan batasan pengeluaran masyarakat. Apabila pengeluaran masyarakat di bawah Rp 550 ribu per bulan per orang, maka mereka masuk dalam kategori orang miskin.
Dilihat dari segi wilayah, penduduk miskin terbanyak masih berada di pedesaan. Pada tahun 2023, jumlah orang miskin di pedesaan mencapai 14,16 juta orang. Sementara itu, jumlah orang miskin di perkotaan sebanyak 11,74 juta orang.
Selain itu, terdapat sekitar 3 juta tunawisma di Indonesia, dengan 28.000 di antaranya berada di Jakarta.
Terdapat juga sekitar 77.500 gelandangan dan pengemis yang tersebar di banyak kota besar di seluruh Indonesia.
Tunawisma atau yang biasa dikenal sebagai gelandangan adalah orang-orang yang tidak memiliki tempat tinggal yang layak.
Mereka biasanya ditemukan di jalanan, di kolong jembatan, atau di sudut-sudut sepi pertokoan. Kebanyakan dari mereka bertahan hidup dengan mencari makanan dari tempat sampah.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Menurut laporan dari United Nation Department of Economic and Social Affairs, Indonesia menempati peringkat ke-5 dalam jumlah tunawisma terbanyak di dunia setelah Filipina, India, Amerika Serikat, dan Rusia.
Kita perlu memiliki empati yang tinggi terhadap kondisi ini, dan bersama-sama berupaya untuk mengatasi masalah kemiskinan dan tunawisma di Indonesia. (*/fakta.co)
About The Author
- Penulis: BNews 5





Saat ini belum ada komentar