Tegas! Pemkot Larang Warga Pesta Malam Tahun Baru 2021 di Alun-alun Magelang

BNews—MAGELANG— Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang resmi melarang masyarakat untuk menggelar pesta di malam pergantian tahun baru 2021, salah satunya di Alun-alun Magelang. Keputusan ini diambil untuk menghindari potensi klaster tahun baru.

Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono menuturkan, aturan tersebut juga berlaku bagi para pelaku usaha. Seperti jasa hiburan, hotel, kafe dan restoran.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor 556/666/340 tertanggal 23 Desember 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru. Surat ini telah dilayangkan ke semua pelaku usaha jasa pariwisata dan perhotelan.

Joko mengatakan, upaya ini menjadi ketegasan pemkot setempat untuk mencegah penyebaran virus corona jenis baru karena selama beberapa bulan terakhir jumlah kasus terus meningkat.

”Peningkatan kasus covid tidak sedikit disebabkan karena kerumunan massa. Semua kerumunan akan kita halau bekerja sama dengan aparat Polres Magelang Kota dan TNI,” tuturnya.

Joko mengatakan, khusus malam pergantian tahun baru yang berlangsung pada Kamis malam (31/12), kawasan alun-alun akan disterilkan.

Pihaknya tidak akan menyediakan kantong parkir dan hiburan sekecil apapun di pusat kota tersebut.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

”Tidak ada perayaan malam tahun baru; baik di hotel, restoran, juga alun-alun. Semuanya steril dan pihak berwenang akan melakukan patroli untuk menghalau setiap kali ada potensi kerumunan massa,” tegas Joko.

Seluruh pengelola tempat hiburan dan pariwisata, diminta untuk tutup sementara waktu, utamanya saat malam pergantian tahun. Jika dilanggar maka pemerintah berhak memberi tindakan tegas, termasuk mengevaluasi izin jasa usaha tersebut.

”Saya harap karena ini urusan kemanusiaan, kerja sama dari semua pihak untuk menyukseskan penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi ini. Dengan disiplin, maka penyebaran covid bisa kita cegah bahkan bisa kita putus mata rantai penyebarannya,” paparnya.

Pemkot Magelang akan terus memantau pergerakan masyarakat di kawasan-kawasan publik. Bahkan, warga luar daerah yang akan menginap di hotel harus menunjukkan bukti/ hasil pemeriksaan tes cepat antigen.

Di tempat kuliner, warga juga diminta untuk disiplin mementingkan protokol kesehatan dan menjaga jarak satu sama lain. ”Sosialisasi terus kita berikan agar kepatuhan terhadap protokol kesehatan ini bisa menjadi budaya,” pungkasnya. (ata/han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: