Tenaga Pendidik Non-PNS Dapat Bantuan dari kemendikbud, Ini Caranya

BNews—NASIONAL—Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada tenaga pendidik non-PNS. Total anggaran sekitar Rp 3,6 triliun yang dibagikan kepada sekitar dua juta pendidik.

Dilansir dari laman resmi Kemendikbud, sasaran BSU ini meliputi Dosen, Guru, Guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah, pendidik PAUD. Kemudian pendidik kesetaraan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium dan tenaga administrasi.

”Di semua sekolah dan perguruan tinggi baik di negeri maupun swasta di lingkungan Kemendikbud,” dikutip dari laman tersebut.

Sementara itu, syarat untuk penerima BSU ini antara lain.

1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan.

3. Berstatus non-PNS.

Loading...

4. Tidak menerima bantuan subsidi upah/gaji dari Kementerian Tenaga Kerja dan bukan penerima kartu prakerja sampai 1 Oktober 2020.

Cara cek guru honorer penerima BLT Rp 1,8 juta

Sedangkan mekanisme pencarian BSU tersebut, Kemendikbud bakal membuatkan rekening baru untuk setiap penerima BSU. Bantuan tersebut akan disalurkan secara bertahap hingga akhir November 2020.

Penerima BSU Kemendikbud bisa mengakses info untuk menemukan informasi terkait status pencairan bantuan, rekening bank masing-masing dan lokasi cabang bank penyalur di

1. Info GTK ( info.gtk.kemdikbud.go.id)  atau

2. Pangkalan Data Dikti ( pddikti.kemdikbud.go.id )

Selanjutnya, penerima BSU menyiapkan dokumen pencairan antara lain

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika ada

3. Surat keputusan penerima BSU yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti

4. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti, diberi materai, dan ditandatangani.

Usai dokumen lengkap, penerima mendatangi bank penyalur pencairan dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan dan menunjukkan ke petugas bank penyalur untuk diperiksa. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: