Terpidana Kasus Korupsi 8 Miliar Ditangkap Di Magelang Setelah Buron 8 Tahun

BNews–MAGELANG– Seorang buronan kasus korupsi Rp 8,8 Miliar berhasil diringkus di Magelang Jumat kemarin (13/11/2020). Penangkapan tersebut dilakukan oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung bersama Tim Kejati DKI Jakarta.

Buronan terpidana tersebut terjerat kasus korupsi pembangunan jembatan fiktif. Ia adalah Agus Imam Subegjo, 46, yang sudah buron selama 8 tahun.

 Buronan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu telah dieksekusi dan meringkuk di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Salemba, Jakarta Pusat.

“Buronan Agus Imam Subegjo telah dieksekusi di LP Salemba pada Jumat (13/11) malam,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Riono Budisantoso. Dikutip JPNN.

Diketahui bahwa Agus ditangkap di Magelang oleh Tim Tabur Kejagung, Kejati DKI Jakarta, dan Kejari Jakpus pada Jumat (13/11) siang.

Dia merupakan terpidana kasus pengadaan bahan infrastruktur jembatan fiktif saat menjadi pejabat di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta II. Akibat perbuatannya, negara dirugikan sebesar Rp 8,8 miliar.

Dari catatan kejaksaan, Agus telah menjadi buronan selama delapan tahun sejak 2012.  Dia secara sah terbukti bersalah karena tidak melakukan penelitian mendalam pada dokumen Surat Perintah Membayar (SPM) No.00155/440372/XI/2008 yang dikeluarkan pada 19 November 2008 untuk Proyek Fiktif pada Satuan Kerja Nonvertikal Tertentu Pengadaan Bahan/Peralatan Jalan dan Jembatan Direktorat Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Tahun Anggaran 2008.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Proyek fiktif dan SPM yang dikeluarkan oleh Agus itu ditujukan untuk PT Surya Cipta Cemerlang.

Atas tindakan Agus itu negara dirugikan sebanyak Rp 8,8 miliar, sedangkan Direktur Utama PT Surya Cipta Cemerlang bernama Kurniawan justru diuntungkan.

Dengan penangkapan ini, Agus bakal menjalani hukuman di LP Salemba, Jakarta Pusat sesuai dengan putusan pengadilan mengikuti dakwaan subsider Pasal 3 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dengan pidana penjara 2 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara. (*)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: