Tujuh Bus Angkut 261 Santri Kembali ke Magelang

BNews—TEGALREJO— Masa New Normal mulai dilakukan. Termasuk di dunia pendidikan.

Salah saru Pondok Pesantren terbesar di Magelang API Tegalrejo pun mulai menyiapkan skema pendidikan new normal. Santri mulai berdatangan secara bertahap. 

Sebanyak 261 santri asal Kabupaten Wonosobo, kembali di Pondok Pesantren Tegalrejo Kabupaten Magelang. Para santri ini dilepas secara bersamaan oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo bersama para kyai.

Eko mengatakan para santri diberangkatkan menggunakan tujuh armada bus yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Wonosobo.

Kemudian para santri yang hendak kembali nyantri juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan, sehingga ketika kembali ke Ponpes Tegalrejo Kabupaten Magelang dipastikan dalam kondisi sehat walafiat.

Menurut Eko, pendampingan terhadap para santri, baik yang datang dari luar daerah maupun yang akan nyantri di luar daerah, sudah menjadi komitmen Pemkab Wonosobo.

Semua dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan, sehingga mampu mencegah potensi penularan virus corona (covid-19).

Loading...

Dirinya berpesan kepada para santri agar selama menjalani proses pembelajaran di pondok pesantren selalu menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan dalam segala aktivitas.

“Semoga ilmu yang diperoleh selama di pesantren nantinya bisa bermanfaat bagi agama, lingkungan, maupun bangsan dan negara, serta dapat diterapkan di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya.

Prosesi berlangsung di Taman Wisata Terminal Induk Mendolo Wonosobo pada Senin 22 Juni 2020.

“Sedikitnya ada 261 santri asal Wonosobo yang kembali nyantri ke Ponpes Tegalrejo Kabupaten Magelang. Sebelumnya mereka dipulangkan atau harus belajar di rumah lebih dari tiga bulan demi mencegah persebaran virus korona (covid-19),” kata dia. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: