Viral!!! Video Isi Bensin Cuma Rp 1.000, Ini Kata Pertamina

BNews—NASIONAL— Sebuah video yang merekam saat pengendara sepeda motor membeli bahan bakar minyak (BBM) seharga Rp 1.000, viral di media sosial. Nampak pengendara tersebut membeli BBM di salah satu SPBU.

Video tersebut dibagikan oleh akun Frizkia Fabila di grup Facebook Video Kecelakaan Lalu Lintas dan Kriminal Indonesia, belum lama ini. Dalam video itu, terlihat seorang pengendara motor berwarna hijau mendatangi sebuah SPBU.

Kemudian, pengendara itu memberi tahu petugas SPBU bahwa akan membeli BBM seharga Rp 1.000. Dia pun memberikan uang Rp 1.000 dalam bentuk pecahan koin.

Begitu uang diterima, petugas SPBU itu pun langsung mengisikan bensin ke tangki sepeda motor tersebut. Usai mengisi bensin, pengendara tersebut nampak mengendarai motornya untuk meninggalkan SPBU tersebut.

“Isi bensin di SPBU, tapi cuma 1000 rupiah aja …,” tulis akun itu tanpa menyebut kapan dan di mana lokasi video itu.

Video unggahan itu pun kemudian mendapat berbagai macam respon dari warganet.

”Baru tau gw beli bensin 1000 ternyata bisa,” komentar warganet heran.

”Bahaya itu ngerekam..apa lagi pake hp bisa kebakaran itu,” ungkap warganet.

”gpp to…beli kok…gak minta,” ungkap warganet lainnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Terkait pembelian bensin Rp 1000 itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Sub Holding Comercial and Trading, Putut Andriatno, memberikan tanggapannya. Dia menyatakan, membeli bensin RP 1.000 bisa saja dilakukan.

Mesin pengisian BBM yang ada di SPBU dapat diatur menyesuaikan permintaan dari pelanggan. “Setting dispenser bisa set nilai rupiah dan volume, selama memungkinkan, bisa dilayani,” kata Putut, Minggu (20/6/2021) pagi. Dilansir dari Kompas.com.

Dia menjelaskan, dalam pembelian BBM jenis bahan bakar khusus (BBK), tidak ada aturan mengenai minimum dan maksimal transaksi. Ketentuan itu berlaku baik untuk volume maupun nilai rupiah yang dibayarkan.

“Kami tidak mengatur minimal dan maksimal untuk volume dan Rupiah dalam pembelian BBM jenis BBK,” jelas dia.

Sebagai informasi, yang termasuk BBK di antaranya adalah Pertalite, Pertamax, Turbo, dexlite, dan pertamina dex. Sementara, untuk BBM PSO (premium dan solar), diatur oleh peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas.

Tambah Putut, dirinya mengimbau kepada konsumen untuk mematuhi rambu-rambu keselamatan yang telah ada di SPBU. Ia juga meminta masyarakat untuk menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: