Viral Video Pelecehan Seksual Anak saat Salat di Masjid

BNews—NASIONAL— Viral sebuah video yang menampilkan aksi pelecehan seksual yang terjadi di rumah ibadah. Yakni yang berada di Kota Pangkalpinang Bangka Belitung (Babel).

Video berdurasi 2,32 menit itu merekam aktivitas pelecehan anak, yang dilakukan seorang pria di dalam saf jemaah wanita di Masjid Baitul Makmur Girimaya Kota Pangkalpinang.

Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah membenarkan adanya video CCTV yang beredar di medsos. Yang mana memperlihatkan aksi pelecehan seksual yang dialami seorang anak perempuan di dalam masjid.

“Memang ini masih termasuk agak prematur. Kita menerima informasi hari ini, sekitar pukul 09.00 WIB tadi. Kita dapatkan keterangan karena viral di medsos, dapat informasi bahwa itu tempatnya di masjid di Baitul Makmur,” ucapnya, Selasa (18/5/2021). Dilansir dari Liputan6.com

Sebelum kejadian, korban dan keluarganya menyempatkan diri mampir ke masjid tersebut untuk melaksanakan ibadah, pada Minggu (16/5/2021) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.

Dalam rekaman CCTV, ibu dan saudara korban sedang melaksanakan salat di saf depan jemaah wanita. Sedangkan, korban berada di saf kedua, di belakang ibunya. Saf jemaah wanita dan pria diberi sekat.

Tiba-tiba, pelaku datang dan mendekati korban. Diduga ada kesempatan dan posisi korban tidak terlihat orangtuanya, pelaku melakukan perbuatan tak terpuji tersebut terhadap korban.

Namun, hingga saat ini, Polres Pangkalpinang belum mendapatkan laporan dari korban atau keluarga korban terkait aksi pelecehan seksual yang viral di medsos tersebut.

“Ini yang masih kita dalami lebih lanjut. Kita mendapatkan informasi bukan dari korban atau keluarga korban, tapi informasi dari masyarakat,” katanya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Lebih lanjut Tris Lesmana mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menerjunkan petugas untuk menanyakan para saksi, termasuk pengurus masjid. Termasuk mencari tahu identitas korban dan keluarga korban, serta menelusuri siapa pelaku pelecehan seksual tersebut.

”Sementara ini, kita masih minim informasi pelaku. (Informasi dari) korban juga belum bisa digali. Berdasarkan keterangan unit intel dari pengurus masjid, masih terbatas juga. Betul-betul tidak ada yang memberikan informasi jelas,” ucapnya.

Saat dimintai keterangan, para pengurus masjid maupun jemaah masjid juga tidak mengetahui identitas korban, keluarga korban, ataupun pelaku. Pelecehan seksual tersebut diakui para pengurus masjid, baru kali pertama terjadi di rumah ibadah itu.

“Kita agak miris, karena itu tempat ibadah. Ini juga melanggar norma agama. Tapi kita sedang menelusuri kasus ini, bagaimana motif pelaku atau (korban) memang diikuti, masih didalami,” ungkapnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: