Warga Lereng Merapi Magelang Kembali Gelar Aksi Tolak Perijinan Tambang Di Sungai Tringsing

BNews–MAGELANG-– Meski proses penambangan material di Sungai Tringsing Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang belum dimulai, warga sudah menolaknya. Beberapa kali aksi penolakan penambangan dengan alat berat dilakukan oleh warga tiga desa di lereng merapi.

Tiga desa tersebut yakni Sengi, Paten dan Sewukan. Dimana tiga Desa tersebut terlintasi Sungai Tringsing yang berhulu dari Merapi. Dan kembali menggelar aksi (16/10/2022).

Ketua aksi Sudarsi yang juga kepala BKAD Sengi, Paten dan Sewukan mengatakan bahwa aksi kali ini merupakan yang ketiga. Dimana aksi ini digelar mulai dari sebuah DAM di Sungai Tringsing masuk Dusun Bandung Desa Paten.

“Aksi seperti ini akan terus berlanjut kami lakukan. Dimana aksi akan digelar di tiga Desa tersebut. Selain memasang benner penolakan kami juga gelar aksi doa bersama dan penanaman pohon di pinggir sungai tringsing,” katanya Minggu (16/10/2022).

Ia menyebutkan, aksi kali ini diikutioelh para petani dari tiga Desa, Pemdes 3 Desa, BPD 3 Desa dan BKAD. “Kurang lebih 500 orang ikuti aksi kali ini. Dan aksi akan berlanjut dan massa akan bertambah lagi jika ijin tambang masih dilanjutkan,” sebutnya.

Massa memawang benner penolakan kembali di sejumlah titik, selain di DAM Bandung juga di jembatan candi. “Kami juga lakukan penandatanganan petisi untuk tolak ijin penambang sungai tringsing,” tegasnya.

Setelah doa bersama dan DAM Tringsing massa lakukan pawai ke 3 desa melewati daerah Bandung Paten- Desa sengi- Desa Sewukan sampai Babadan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Tujuan kami hanya sungai trinsing tetep lestari dan tolak penambangan di sungai tringsing. Baik menggunakan alat berat atau mekanik lainya,” imbuhnya.

Ia berharap mewakili masyarakat 3 desa yang ditujukan ke pihak terkait untuk tidak meneruskan  ijin penambangan. “Intinnya hentikan perijinana atau mencabut proses ijin  dari 3 PT yang akan menambang di sungai trinsing,” harapnya.

Terakhir Ia menyampaikan aksi akan diadakan kembali hingga keputusan perijinan dihentikan atau dicabut. “Untuk aksi selanjutnya akan kami agendakan setelah Pilkades Desa Sengi. Besok akan ada acara doa bersama lintas agama dan penanaman pohon di sungai trinsing tepatnya di DAM Desa Paten,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!