Warga Panik! Kebakaran Besar Hanguskan Rumah di Banyurojo Magelang, 50 Persen Rata Tanah
- calendar_month Jum, 22 Agu 2025

Kebakaran Rumah di Banyurojo Mertoyudan Magelang_22 Agustus 2025
BNews–MAGELANG – Kebakaran hebat melanda rumah milik Sutari (60), warga Dusun Saragan, Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, pada Kamis (21/8/2025) siang.
Rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya bekerja saat peristiwa terjadi.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Warga sekitar sempat bergotong-royong melakukan pemadaman manual sebelum petugas damkar tiba di lokasi.
“Tadi sebelum Damkar Kabupaten Magelang datang ke TKP, kami berupaya (memadamkan api) masih bersifat pemadam secara manual, pakai alat-alat seadanya lah. Yang penting intinya api bisa berkurang atau padam,” kata Kapolsek Mertoyudan AKP Aris Mulyono.
Menurutnya, api baru benar-benar padam setelah Damkar Kabupaten Magelang melakukan pemadaman dan pendinginan.
“Damkar ke sini tadi masih ada api. Terus dilakukan pemadaman. Alhamdulillah sudah padam semua,” sambungnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut karena rumah dalam keadaan kosong.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Alhamdulillah tidak ada korban (rumah kosong pemilik kerja). Tadi yang hadir di sini dari Polsek Mertoyudan, Koramil, perangkat desa, warga masyarakat sekitar dan juga termasuk Damkar,” jelas Aris.
Namun, kerugian material cukup besar.
“Kami berupaya nanti ke depan, disampaikan oleh Pak Sekdes bagaimana nanti berupaya untuk membantu memperbaiki rumah. Yang boleh katakan sudah berapa persen ya mungkin 50 persen sudah ludes. Itu saja. Dugaan belum, masih dari (penyelidikan) Polsek, masih pendalaman untuk ke depannya. Penyebabnya apa. Karena memang tadi posisi rumah kosong ditinggal kerja,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Banyurojo Iksan Maksum menyatakan pihaknya bersama warga akan menggelar kerja bakti pembersihan rumah korban.
“Nanti mungkin dari pemerintah desa akan ada sebagian dana kebencanaan. Tapi, mungkin kita juga belum bisa memastikan berapa jumlahnya,” kata Iksan.
Pihaknya juga berharap bantuan dari Pemkab Magelang agar rumah Sutari dapat diperbaiki.
“Kita juga berharap mungkin dari Pemerintah Kabupaten Magelang bisa membantu untuk bisa memperbaiki lagi. Karena memang musibah dan kondisi ekonomi yang bersangkutan,” ujarnya.
Iksan menambahkan, kerja bakti akan dilakukan setelah penyelidikan polisi selesai.
“Kira-kira ini (kerja bakti) kalau terkait dengan garis dengan police line ini nanti setelah kiranya tidak ada permasalahan. Pihak korban sudah menerima (kejadian kebakaran), ya baru bisa kita laksanakan (kerja bakti). Mungkin nanti dengan bantuan dari Polsek dan Koramil. Terus, kami antisipasi biar yang penasaran ingin tahu biar aman lah, apalagi anak-anak masuk ke dalam rawan,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: Purba Ronald



Saat ini belum ada komentar