IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Wow…Kakek 83 Tahun Ini, Nikahi Perempuan 27 Tahun

BNews—TEGAL—Cinta tidak pandang usia mau tua atau muda. Mungkin hal ini patut disematkan pada pasangan sejoli kakek Dirgo yang berusia 83 tahun dan pasangannya Nuraeni yang berumur 27 tahun.

Kisah pernikahan pasangan Mbah Dirgo dan Nuraeni ini sontak viral di media sosial setelah foto pernihannya tersebar. Diketahui Mbah Dirgo tinggal di Desa Pagerbarang Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal Jawa Tengah.

Mbah Dirgo mengatakan bahwa istrinya itu saat ini berusia 27 tahun. “Bukan gadis di bawah umur seperti yang banyak dipertanyakan. Nuraeni kini berusia 27 tahun dan sebelumnya pernah menikah di usia 16 tahun dan belum memiliki anak,” katanya saat ditemui awak media.

Sementara Nuraeni diketahui merupakan warga Desa Jatilaba, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Untuk Mbah Dirgo sendiri diketahui telah menduda karena istrinya terdahulu meninggal dunia.

Loading...

Mbah Dirgo bercerian awal mula pertemuannya dengan Nuraeni terjadi pada awal Juli 2019. Nuraeni merupakan salah satu “pasiennya”,karena ternyata Mbah Dirgo disebut orang pintar di daerahnya yang kerab menggobati orang sakit.

Dari beberapa kali pertemuan itu, mulailah Nur menaruh hati yang kemudian disampaikan ke ayahnya Sukadi (63). “Nur dan keluarga sempat menyampaikan maksudnya. Dan saya sempat heran kenapa mau menikah dengan saya. Waktu itu saya sarankan memilih pria lain yang lebih muda,” ungkap Mbah Dirgo.

BACA JUGA : RATUSAN PETUGAS DAN SANTRI SIAP AMANKAN GUNUNG MERAPI

Ditambahkan oleh ayah Nuraeni yakni Sukadi, sejak Nuraeni menyandang status janda, anaknya itu sempat mengalami depresi karena bercerai. “Saat itu, Nur memilih berpisah karena tidak mendapat nafkah dari suami. Waktu menikah, usianya masih sangat muda, 16 tahun,” imbuhnya.

Karena depresi, Sukadi kemudian berusaha mengobati Nur dengan meminta bantuan Mbah Dirgo. Benar saja, setelah beberapa kali melakukan pengobatan, Nur mulai merasa sehat.

Sukadi juga menceritakan bahwa anaknya hanya lulusan SD. “Dulu sehat-sehat saja. Namun, setelah bercerai, sering ngomong dan ketawa-ketawa sendiri,” ceritanya.

Dan mungkin karena sering bertemu, buah-buah cinta muncul dimulai dari Nuraeni kepada Mbah Dirgo. “Nur menyatakan ke saya untuk menentukan pasangan hidup. Dan saya tidak mempermasalhkan siapa pun jodohnya. Asalkan anaknya bahagia dan sehat, ia dan keluarga turut bahagia,” terangnya.

Sementara itu, Nuraeni yang saat itu mendapat persetujuan orangtuanya kemudian mulai melangkah ke jenjang yang lebih serius untuk menikah. Bahkan, Nur mengaku telah meminta pertimbangan ke beberapa anak calon suaminya.

“Sebelumnya saya nanya bapak dulu. Saya waktu itu bilang yang penting saya bisa sehat dan senang bisa menikah. Dan bapak mengizinkan. Saya juga sempat minta masukan anak kakek (Mbah Dirgo),” ungkap Nuraeni.

Akhirnua proses pernihakanpun berlangsung di kediaman Mbah Dirgo pada 18 Agustus 2019 lalu. Keluarga kedua belah pihak pun turut menyaksikan.  (Internet/bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: