3 Gowesser Disiram Cairan Air Keras di Sleman, Ini Penjelasan Polisi

BNews—SLEMAN—Teror penyiraman serupa cairan air keras pada tiga goweser terjadi di Sleman beberapa waktu lalu. Pihak kepolisian pun akan melakukan penyelidikan guna mengungkap terduga pelaku.

Hal tersebut disampaikan oleh  Kapolsek Ngaglik Kompol Trie Adie Hari Sulistio. Dia mengungkapkan, peristiwa penyiraman terjadi selama dua hari berturut-tutut yakni Rabu dan Kamis (28-29/10/2020).

”Teror penyiraman dengan air keras di Kecamatan Ngaglik ini terjadi selama dua hari berturut-turut di lokasi yang berbeda. Total korbannya ada tiga perempuan semua,” katanya, Minggu (1/11/2020). Dikutip dari Tagar.id.

Dia menjelaskan, ketiga korban tidak ada yang membuat laporan namun pihaknya akan melakukan penyelidikan. ”kami akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap terduga pelaku yang belakangan ini sudah membuat resah masyarakat khususnya goweser,” jelas dia.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari salah satu korban, lanjut Trie Adie, terduga pelaku berjumlah satu orang dengan menggunakan sepeda motor.  Korban tersebut mengatakan bila terduga pelaku beraksi dengan cara memepet korban yang sedang mengendarai sepeda seorang diri.

”Kemudian langsung melempar benda cair yang diduga soda api ke arah korban dan mengenai kaki. Korban sendiri tidak tahu benda cair itu apa. Tahu-tahu kakinya panas saja,” ucapnya.

Polisi juga memperoleh informasi terkait nomor kendaraan yang dikendarai terduga pelaku. Namun saat dicek, ternyata nomor tersebut palsu.

Loading...

Selain memeriksa saksi, polisi juga sedang mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Serta meningkatkan patroli di sekitar lokasi kejadian dan wilayah sepi digunakan jalur sepeda guna mengantisipasi kejadian serupa.

Trie Adie juga mengimbau bagi para goweser khususnya yang perempuan untuk lebih berhati-hati dan sebaiknya tidak bersepeda sendirian.

”Kejadian yang menimpa salah satu korban sekitar pukul 05.30 wib dan korban saat itu bersepeda seorang diri,” pungkasnya. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: