Antisipasi Covid Omicron, Pemkab Magelang Lakukan Langkah Surveilans

BNews–MAGELANG– Langkah surveilans (pengawasan) terdiri dari tracing, tracking, dan testing untuk mengantisipasi sebaran Covid-19 jenis Omicron di wilayah Kabupaten Magelang. Hal tersebut disampaikan oleh  Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Sunaryo beberapa waktu lalu.

“Secara keseluruhan yang terpenting kami sudah mengikuti prosedur dan melakukan penguatan surveilans. Hal ini supaya pergerakan Omicron itu bisa diantisipasi salah satunya dengan melihat hasil dari PCR positif terkonfirmasi yang sudah ada; apakah ada tanda-tanda yang dicurigai sebagai Omicron,” katanya.

Untuk saat ini, lanjut Sunaryo, varian Covid-19 yang terdeteksi ada di Kabupaten Magelang adalah varian Delta. Dan apabila ada yang terkonfirmasi Omicron, maka mulai dari H-2 pemeriksaan (swab) dengan gejala, semua kontak erat harus segera di lakukan tracing.

“Namun, sampai saat ini masih varian Delta yang ditemukan. Kami baru menemukan 3 kasus, dengan 1 yang masih ada (Kecamatan Grabag), yang lainnya sudah sembuh,” jelasnya.

Sementara terkait capaian vaksinasi untuk wilayah Kabupaten Magelang, Sunaryo menyebutkan sudah mencapai 74 sekian persen untuk vaksinasi dosis 1. Sementara untuk dosis 2 sudah 50 sekian persen. Sementara capaian vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun sudah mencapai 28 ribu (artinya 25 persen lebih) dari 113.853 sasaran yang ditetapkan.

“Mungkin nanti kalau capaian vaksin dosis 2 sudah mencapai 60 persen, maka boleh mengajukan untuk dosis booster. Booster juga diberikan setelah 6 bulan dosis ke 2, tapi untuk di Jawa Tengah belum dan kita tidak ingin mendahului. Kita selesaikan dulu dosis anaknya,” ujarnya.

Menurut Sunaryo, dosis Booster adalah wajib setelah 6 bulan mendapatkan vaksinasi dosis ke 2 untuk mendukung herd immunity.   “Kalau untuk herd immunity ya tetap wajib, artinya bagi masyarakat dan sudut pandang keilmuannya,” tandasnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sementara itu Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menerangkan; upaya antisipasi mencegah persebaran varian Omicron salah satunya dengan mempercepat capaian vaksinasi, baik untuk umum, lansia, maupun anak usia 6-11 tahun.

“Meskipun ada informasi gejalanya (Omicron) ringan, tapi kita tidak boleh meremehkan. Tapi, paling tidak masyarakat Kabupaten Magelang sudah terlindungi dengan vaksinasi,” sambung Nanda.

Selain percepatan vaksinasi, Nanda menambahkan, pihaknya tetap menyiagakan isolasi terpusat di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Semarang di Kecamatan Salaman; dan tiga rumah sakit rujukan, yakni RSUD Muntilan, RS Aisyiyah Muntilan, dan RSU Syubbanul Wathon. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: