Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Atasi Sampah, Pemkab Magelang Dorong Percepatan Pembangunan TPST Pasuruan

Atasi Sampah, Pemkab Magelang Dorong Percepatan Pembangunan TPST Pasuruan

  • calendar_month Sab, 13 Jul 2024

BNews-MAGELANG– Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mendorong percepatan proses pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Pasuruhan, pada hari Kamis, 11 Juli 2024.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Sarifudin, menyampaikan bahwa progres terakhir pembangunan TPST Pasuruhan hingga minggu ke-33, berdasarkan laporan per tanggal 4 Juli 2024, mencapai 37 persen.

Menurut Sarifudin, angka capaian pembangunan TPST Pasuruhan masih tergolong rendah karena prosentase terbesar masih ada pada alat pengelolaan sampah yang saat ini masih dalam proses perakitan.

“Apabila alat pengelola sampah tersebut telah terpasang, saya yakin capaian pembangunan TPST akan meningkat secara signifikan,” ujar Sarifudin.

Sarifudin menjelaskan bahwa pembangunan TPST Pasuruhan bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Kabupaten Magelang, terutama di kawasan strategis pariwisata nasional Borobudur dan sekitarnya.

“Sampah di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Borobudur diharapkan bisa diselesaikan dengan adanya TPST Pasuruhan ini,” tambahnya.

Sementara itu, hasil pengelolaan sampah akan diolah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel) yang akan digunakan sebagai pengganti bahan bakar batu bara di pabrik semen.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK GRATIS MUDAH)

Pemerintah Kabupaten Magelang juga telah menandatangani MoU kerja sama dengan pabrik semen di Cilacap; untuk menerima RDF yang dihasilkan oleh TPST Pasuruhan.

Sarifudin juga menjelaskan bahwa luas bangunan hanggar pada proyek TPST Pasuruhan sekitar 5.000 meter persegi; yang mampu menampung dan mengolah 100 ton sampah per hari untuk wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Borobudur.

Sedangkan, Pj Bupati Magelang, Sepyo Achanto, saat meninjau proses pembangunan TPST Pasuruhan bersama Forkompimda, menekankan pentingnya percepatan proses pembangunan TPST.

“Harapan saya agar TPST Pasuruhan dapat segera beroperasi pada tanggal 3 September 2024,” ujar Sepyo.

Sepyo juga mendorong percepatan pemasangan dan perakitan alat pengelola sampah di TPST Pasuruhan; minimal sudah dapat beroperasi terlebih dahulu, mulai dari pengolahan sampah hingga pengiriman RDF ke pabrik semen di Cilacap. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less