Bantuan Hibah Produktif Bagi Pelaku UMKM Sebesar Rp 2,4 Juta, Begini Alur Pencairannya

BNews—YOGYAKARTA—Pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp 2,4 per penerima untuk pelaku usaha mikro yang terdampak pandemi Covid-19. Pemerintah menargetkan 12 juta UKM menjadi penerima bantuan ini.

Untuk pencairan, pemerintah pusat menunjuk BNI dan BRI sebagai bank penyalur bantuan.

Kepala Bidang Pembiayaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) DIY, Agus Mulyono mengungkapkan, pelaku usaha mikro yang akan mencairkan bantuan wajib mendatangi bank.

Setelah dinyatakan lolos verifikasi oleh pusat, pelaku usaha mikro akan ditelepon melalui nomor telepon yang sesuai dengan data pendaftaran. ”Nantinya, petugas akan mengkonfirmasi kebenaran data. Setelah itu, dana hibah akan dikirim ke rekening,” jelasnya. Dikutip dari Tribunjogja.com.

Kendati telah dikirim ke rekening, Agus menegaskan bahwa uang tidak bisa langsung dicairkan. Pelaku usaha mikro harus mendatangi bank untuk memverifikasi kembali kebenaran data.

Agus menjelaskan, penerima harus menandatangi kesepakatan. Yang berisikan tentang kebenaran penerima manfaat sebagai pelaku usaha mikro, bukan pegawai ASN , aparatur negara, atau BUMN.

Selanjutnya, dana yang diserahkan harus dipergunakan untuk produktivitas usaha. Dia menyebut, langkah ini sebagai salah satu cara untuk mengurangi salahnya sasaran penerima bantuan hibah.

”Maka sewaktu uang akan dicairkan pelaku usaha harus menandatangani untuk validitas data. Setelah, melewati proses ini uang baru bisa dicairkan,” pungkasnya. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: