Baru Dilayani 2 Ronde, Pria Hidung Belang Tewas Saat Indehoi dengan PSK

BNews—JATENG— Seorang pria hidung belang berinisial S tewas mendadak di pelukan wanita tunasusila alias Pekerja Seks Komersial (PSK). Diduga, pria berusia 55 tahun ini meninggal karena kelelahan dan efek mengonsumsi obat kuat.

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi di sebuah warung di jalur Pantura Semarang–Surabaya. Tepatnya antara Desa Tritunggal-Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, Jumat (7/5), sekitar pukul 09.00WIB.

Kepala Unit Reskrim Polsek Rembang Kota, Aipda Suyanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, korban S merupakan warga sebuah desa di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.

(gambar: internet/ ilustrasi) 

Sementara, sang wanita merupakan penghuni warung berinisial W, 31. Sesuai KTP, W berasal dari Kabupaten Blora.

”Benar. Sebelum meninggal, korban sempat datang ke warung tersebut dengan mengendarai  mobil,” kata Suyanto, Sabtu (8/5).

Kepada petugas, W mengaku melayani S dalam dua ronde. Rentang waktunya cukup lama.

Ronde pertama, S sempat merasakan nafasnya tersengal-sengal. Sehingga memilih berhenti kemudian masuk ke kamar mandi.

Setelah itu, S dan W melanjutkan bercinta di bulan Ramadan ini hingga akhirnya korban terkulai lemas. Ketika dicek, ternyata sudah meninggal dunia.

”Dari hasil pemeriksaan saksi wanita yang diajak kencan, memang menyampaikan seperti itu,” jelasnya.

Petugas medis juga mengecek kondisi jenazah korban. Dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan.

Di TKP, polisi menemukan beberapa keping obat kuat dan minuman suplemen berenergi. Petugas juga mengamankan uang tunai milik korban yang jumlahnya mencapai Rp130 Juta.

Belum bisa disimpulkan penyebab kematian korban. Apakah karena dugaan pengaruh over dosis obat kuat atau sebab lain. Hingga berita ini diturunkan, masih terus didalami.

”Yang jelas korban meninggalnya mendadak,” tegasnya.

Setelah jenazah dievakuasi dari TKP, langsung dibawa menuju kamar jenazah RSUD dr R Soetrasno Rembang. Selanjutnya diambil oleh pihak keluarga, untuk dimakamkan. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: