Bejat !!! WNA Perancis Cabuli Ratusan Anak di Indonesia Dan Rekam Aksinya

BNews—NASIONAL—Warga Negara Asing (WNA) asal Perancis, Francois Abello Camille, 65, diamankan aparat Polda Metro Jaya atas kasus pencabulan tehadap anak dibawah umur. Diketahui dalam kurun waktu tiga bulan, pelaku sudah mencabuli 305 anak.

Pelaku menyasar anak jalanan sebagai korbannya. Untuk melancarkan aksinya, pelaku tidak segan melakukan kekerasan terhadap korban bila menolak saat diajak berhubungan intim.

“Bagi yang tidak mau disetubuhi, anak ini akan dipukul dan ditendang,” kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana, Kamis (9/7/2020).

Dia menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku dengan mengiming-imingi korbannya untuk menjadi model. Pelaku pun membekali diri dengan kamera professional bahkan menyewa kamar hotel yang didekorasi seperti studio pemotretan.

Didalam kamar hotel tersebut, awalnya pelaku melakukan pemotretan seperti biasa. Namun setelah sesi berakhir, pelaku memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya.

DPD PKS Magelang Ramadhan

”Pelaku memberikan imbalan antara Rp 250 ribu – Rp 1 juta kepada korban setelah disetubuhi,” jelas Nana.

Selain itu, pelaku pun merekam adegan bejatnya dengan menggunakan kamera tersembunyi. “Ada 305 video tentang perbuatan seks yang dilakukan pelaku,” imbuhnya.

Sementara itu, kata Nana, kasus terungkap berawal dari pihaknya yang mendapat informasi adanya eksploitasi seksual yang dilakukan pelaku terhadap anak dibawah umur. Saat itu langsung dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di salah satu hotel di kawasan Jakarta Barat.

”Kami menangkap pelaku ketika ia sedang bersama dua anak dibawah umur dengan kondisi telanjang dan satunya setengah telanjang,” ungkapnya.

Petugas langsung membawa pelaku ke Mapolda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut. Serta menyita sejumlah barang bukti seperti obat kuat, alat bantu seks, kondom, enam unit kamera, paspor, laptop, hingga 21 kostum seksi untuk anak-anak.

Download Musik Keren Disini

Tambah Nana, pelaku dijerat dengan 5 pasal sekaligus, antara lain Persetubuhan terhadap anak di bawah umur Pasal 81 Jo 76 D UU RI Nomor 17 tahun 2016. Eksploitasi secara ekonomi dan atau seksual terhadap anak di bawah umur Pasal 88 Jo 76 UU RI No.17 tahun 2016, dan Pasal 27 ayat 1 jo pasal 45 UU RI no. 19 tahun 2016 tentang ITE.

”Pelaku terancam hukuman penjara, mati, pidana minimal 10 tahun atau maksimal 20 tahun,” pungkasnya. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: