Bikin Bangga SMP Terpadu Maarif Gunungpring Maju ke Provinsi Sebagai Sekolah Adiwiyata

HEBAT Suasana tenuh dan nyaman area dalam SMP Terpadu Ma'arif Gunungpring Muntilan yang lolos sebagai Sekolah Adiwisaya tingkay Kabupaten Magelang (11/2)--(Foto--Istimewa)

HEBAT Suasana tenuh dan nyaman area dalam SMP Terpadu Ma'arif Gunungpring Muntilan yang lolos sebagai Sekolah Adiwisaya tingkay Kabupaten Magelang (11/2)--(Foto--Istimewa)

BNews—MUNTILAN— Siapa sangka SMP Terpadu Ma’arif Gunungpring Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang lolos sebagai sekolah Adiwiyata Kabupaten Magelang ke tingkat Provinsi Jawa Tengah. Keputusan kelolosan ini dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang tahun 2018 lalu, dan kini diajukan penilaian ke Provinsi.

 

Adiwiyata sendiri merupakan upaya membangun program atau wadah yang baik dan ideal untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup untuk Cita-cita pembangunan berkelanjutan. Adiwiyata merupakan nama program pendidikan lingkungan hidup, dan menjadi salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dalam upaya rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dahulu dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

 

Amron Awaludin Kepala Sekolah SMP Terpadu Ma’arif Gunungpring, mengatakan keberhasilan ini tidak lepas dari  sinergisitas antara komite sekolah, orang tua wali murid, pihak sekolah yang melibatkan guru dan siswa serta masyarakat sekitar. “Kita bersama memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan sekolah  berbasis lingkungan dan Alam sekitar,” katanya saat diwawancarai Borobudur News (11/2).

 

 

Dijelaskan pula, bahwa pihaknya melakukan pengembangan sekolah berbasis Adi wiyata ini akan terus di lakukan  dengan memaksimalkan baik sumber daya manusia maupun sumber daya Alam yang ada disekitar lingkungan sekolah. “Mulai dari berbagi macam kegiatan yang menjadi parameter dan tolok ukur lolosnya sekolah berbasis adiwiyata, diantaranya adalah pengembangan dan gerakan penghijauan dengan menanam pepohonan untuk menjadikan lingkungan sekolah lebih sejuk, menjaga kebersihan lingkungan sekolah serta prasarana sekolah yang ada di lingkungan sekolah dan lain sebagainya,” jelasnya.

 

Lebih lanjut Amron Awaludin mengungkapkan dengan lolosnya sebagai sekolah adiwiyata tingkat Kabupaten, dan maju pada tingkat provinsi pihak sekolah berharap sekolah Smp Terpadu Maarif Gunung Pring mampu menciptakan siswa yang berkarakter peduli lingkungan. “Tidak hanya itu,saya juga berharap sekolahan ini menjadi lingkungan belajar yang nyaman sehingga akan menciptakan siswa siswa berprestasi dan selaras antara habuminalloh dan hubuminanas,” paparnya.

 

“Kedepan masih banyak program yang terus dikembangkan dan dilakukan, diantaranya pemeliharaan lingkungan sekolah dengan penghijuan di bawah dampingan dan bimbingan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang,” tandasnya.


 

Diketahui bersama tujuan Program Adiwiyata adalah menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah (guru, murid dan pekerja lainnya), sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya – upaya penyelamatan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Program Adiwiyata dikembangkan berdasarkan norma – norma dalam berperikehidupan yang antara lain meliputi: kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam. (bsn)

error: Content is protected !!