Curi Belasan Juta dari SPBU, Warga Klaten Diringkus Polisi di Sleman

BNews—SLEMAN—Seorang warga Klaten diamankan jajaran Polsek Mlati karena kedapatan mencuri uang di SPBU Jalan Magelang KM 4, Sinduadi, Mlati, Sleman. Saat ini pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Melati.

Kapolsek Mlati Kompol Hariyanto mengungkapkan, pelaku berinisial SR, 39 tahun. Modus yang dilakukannya dengan berpura-pura membeli bensin di SPBU yang menjadi targetnya.

“Modusnya berpura-pura membeli bensin, saat petugas SPBU lengah karena mengisi bensin, pelaku langsung mengambil uang yang ada di laci penyimpanan,” ungkapnya, kemarin (23/6/2020).

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat pelaku datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motor pada Senin (15/6/2020) sekira pukul 19.00 WIB.  Ia memarkirkan motornya di dekat laci penyimpanan uang kemudian mengisi bensin.

”Ketika petugas sedang mengisi bensin, pelaku  kemudian mengambil uang sebesar Rp12,8 juta dari laci dan memasukannya ke tas ransel, lalu pergi meninggalkan lokasi,” jelasnya.

Petugas SPBU pun curiga saat melihat ada uang tercecer di lokasi, kemudian mengecek laci dan ternyata jumlah uang telah berkurang. Karenanya, petugas langsung memasuki kantornya untuk melihat rekap penjualan dan rekaman CCTV.

“Dalam rekaman, terlihat seorang laki-laki menggunakan sepeda motor mengambil uang dari laci meja penyimpana,” tutur Hariyanto.

Loading...

Pengelola SPBU pun langsung melapor ke Polsek Mlati, lanjut dia, petugas langsung melakukan penyelidikan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Dwi Nor Cahyanto. Petugas pun berhasil menangkap pelaku di Jalan Pandega Marta, Pogung Lor, Sinduadi, Mlati pada Kamis (18/6/2020).

Menurut Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Dwi Nor Cahyanto, pelaku tidak hanya sekali melakukan aksinya. Ia juga melakukan aksi dengan modus serupa di lima SPBU lainnya, empat di antaranya berlokasi di wilayah Sleman dan satunya di luar DIY.

Download Musik Keren Disini

“Modusnya sama. Menurut keterangan pelaku, kali ini hasil pencurian terbesar sebab sebelumnya hanya dapat  Rp2 juta sampai Rp2,5 juta,” jelas Dwi.

Akibat aksinya, pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Mlati dan dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun kurungan penjara. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: