Dalam Waktu11 Hari, Pemuda Di Jogja Ini Bunuh Dua Orang Wanita Muda

BNews–JOGJA– Kejam apa yang dilakukan seorang pemuda berusia 21 tahun di Kulonprogo Yogyakarta. Ia dengan sadis menjadi pembunuh berdarah dingin , karena dalam dua minggu atau 11 hari, NAF membunuh dua wanita muda.

Pelaku berinisial NAF (21) ini merupakan warga Pedukuhan Bujidan, Kelurahan Tawangsari, Pengasih, Kabupaten Kulonprogo, DIY.

Dalam selang waktu 11 hari saja, dia membunuh dua wanita di dua lokasi berbeda.

Pembunuhan pertama, korbannya bernama Desi Sri Diantari (22) warga Pedukuhan Gadingan, Kalurahan Wates, Kapanewon Wates, Kulonprogo.

Korban dibunuh oleh NAF pada 23 Maret 2021 lalu sekitar pukul 12.30 WIB di Wisma Sermo.

Kemudian mayatnya ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB oleh warga yang sedang mencari rumput.

Pembunuhan kedua, korbannya bernama Takdir Sunariati (22) asal Paingan, Sendangsari, Pengasih, Kulonprogo. Korban dibunuh pada 2 April 2021 malam di Dermaga Wisata Glagah.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Polres Kulonprogo menyebutkan, barang bawaan milik korban ikut hilang, seperti motor, perhiasan, hingga handphone.

Satu motor milik korban Takdir Sunariati sudah ditemukan. Satu lagi milik Desi, masih dalam pencarian.

“Diduga adanya faktor ekonomi dengan dilihat dari keinginan tersangka (NAF) memiliki barang korban,” kata Kasubag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry.

Iptu Jeffry mengungkapkan, kedua korban dibunuh dengan cara yang hampir sama, yakni diberi minuman bersoda campur 3,5 obat sakit kepala.

Minuman menimbulkan efek kejang-kejang dan tak berdaya. Saat itu, pelaku membenturkan kepala bagian belakang korban pada lantai mengakibatkan luka dalam di otak belakang dan berakhir kematian.

Motor milik Desi dijual di wilayah Magelang dan masih dalam pencarian polisi.

Sementara motor milik Takdir dititipkan di parkiran Stasiun Wates dan sudah diamankan polisi karena belum sempat terjual.

Polres Kulon Progo kini masih mengembangkan kasus ke motif lain dan upaya mengungkap kasus lain yang berhubungan dengan tersangka setelah ditemukannya alat bukti lainnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Polisi menjerat NAF dengan pasal 338 dan 365 dengan ancaman 15 tahun.

Polisi masih mempertimbangkan menjerat NAF dengan pasal pembunuhan berencana pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Sementara orangtua pelaku NAF yaitu Feriyanto (43) ketika dijumpai di rumahnya, Selasa (6/4/2021) mengaku terkejut atas kelakuan anaknya ini.

“Kami sangat terkejut, tidak menyangka sama sekali. Dia anak yang normal seperti pemuda yang lain,” katanya.

Pelaku NAF merupakan pemuda bertubuh langsing dengan tiga anak yang masih balita. Istrinya bersama anak-anaknya berada di Kendal, Jawa Tengah.

Pemuda yang suka olahraga futsal ini terakhir bekerja di salah satu koperasi di Wates. Di sela pekerjaan, ia menjadi supir mobil sewaan.

Ia telah menyupir ke banyak kota sejak lama. Pada masa lalu, kata Feriyanto, anaknya pernah terlibat dua kali pencurian.

Ia mencuri burung saat masih SMP. Kasusnya tak sampai meja hijau karena dianggap kenakalan remaja.

Pada tahun 2018, NAF terlibat pencurian HP pada salah satu konter. Menurut ayahnya ini, NAF menjalani hukuman separuh dari hukuman 1,5 tahun, selebihnya remisi.

Ia mendapat pengurangan masa hukum karena rajin ibadah dalam penjara. NAF menikah siri pada 2019.

“Diresmikan 2020. Lahir satu anak setiap tahun. Anak pertama sudah tak ada,” kata Feriyanto.

Feriyanto mengungkapkan, mereka tak banyak tahu lagi kehidupan NAF sejak pindah ke Kendal bersama istrinya.

Namun, ia dan istrinya menemukan gelagat aneh satu bulan belakangan ini.

“Dia memblokir nomor HP saya dan ibunya. Dia tidak pernah pula ke rumah ini selama satu bulan belakangan. Cuma karena dia sudah berumah tangga, maka kami anggap itu biasa,” kata Feriyanto.

Lama tidak bertemu, keduanya malah menerima kabar NAF dicari polisi. Polisi menggeledah rumah mereka di Bujidan. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: