Dispuspa Kabupaten Magelang Dorong Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Berkelanjutan

BNews–MAGELANG– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispuspa) Kabupaten Magelang terus mendukung program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial berkelanjutan. Oleh karena itu mereka mengadakan rapat antar pemangku kepentingan di Gedung Grha Seba Pustaka Dispuspa, Selasa (28/9).

Dalam rilis pers yang diterima Borobudurnews.com, Kepala Dispuspa Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi mengatakan, tujuan rapat itu digelar untuk mensosialisasikan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Kemudian, membangun sinergi dan komitmen antar pemangku kepentingan untuk mendukung program tersebut secara berkelanjutan.

Adapun rapat ini dihadiri 50 tamu undangan dari berbagai lembaga, seperti beberapa organisasi perangkat daerah, BUMN, BUMD, dan pengelola perpustakaan desa.

Pada kesempatan itu pula, Dispuspa menyerahkan dua unit komputer dan 150 buku kepada Perpustakaan Pustakasari asal Desa Madusari, Kecamatan Secang dan Perpustakaan Cerdas Pintar di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak.

Adapun sumbangan komputer dan buku tersebut berasal dari Perpustakaan Nasional, sesuai dengan Surat Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan PERPUSNAS-RI Nomor 808/4/PPK.00.00/II.2021 tentang Usulan Perpustakaan Desa Penerima Manfaat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto menjelaskan, Pemkab Magelang telah melaksanakan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial sejak 2018.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kebijakan untuk mendukung program ini, lanjut Adi, juga telah dilakukan. Pertama, mengalokasikan dana yang bersumber dari APBD. Pada tahun 2021, alokasi anggaran tetap diadakan kendati lebih banyak terserap untuk penanganan Covid-19.

“Perlu saya sampaikan bahwa (alokasi anggaran untuk program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial) untuk tahun 2021 ini mencapai Rp753.281.000,” ungkapnya.

Kebijakan kedua, menyatukan komitmen antar BUMD, BUMN, dan lembaga perguruan tingi di Magelang lewat program kemitraan; demi menjamin keberlanjutan kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: