Heboh Seorang Siswi SMK Gugat UU Cipta Kerja Ke Mahkamah Konstitusi

BNews–JATIM– Polemik terkait Undang-Undang Cipta Kerja masih terus berlanjut. Terdapat kabar mengejutkan, bahwa ada seorang siswi SMK Negeri 1 Ngawi, Jawa Timur, menggugat undang-undang tersebut ke Mhkamah Konstitusi (MK).

Siswi tersebut bernama Novita Widyana. Ia menjadi salah satu penggugat pada permohonan pengujian formil Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Permohonan gugatan itu tertanggal 15 Oktober 2020. Selain Novita Widyana, empat warga Ngawi lainnya ikut mengajukan permohonan uji materi UU kontroversial tersebut.

Terpantau dalam website resmi MK, Minggu (18/10/2020), permohonan uji materi Omnibus Law UU Cipta Kerja itu bernomor APPP Nomor 2039/PAN-PUU.MK/2020.

Dalam surat permohonan uji materi Omnibus Law itu, siswi SMKN 1 Ngawi itu menjadi salah satu penggugatnya.

Sedangkan empat penggugat lainnya yaitu Hakiimi Irawan Bangkid Pamungkas, mantan buruh Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dari Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.

Penggugat ketiga, Elin Dian Sulistiyowati, tercatat sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya asal Danguk, Kecamatan Karangjati, Ngawi.

Sedangkan penggugat keempat, Alin Septianan, merupakan mahasiswa Universitas Negeri Malang dari Sambiroto, Kecamatan Padas.

Penggugat kelima, Ali Sujito, tercatat mahasiswa STKIP Modern Ngawi, asal Rejuno, Kecamatan Karangjati, Ngawi. Kelima penggugat Omnibus Law asal Kabupaten Ngawi ini mendapat pendampingan enam orang kuasa hukum.

Dalam surat pengajuan gugatan itu, tertulis alasan masing-masing penggugat. Novita Widyana misalnya, siswi SMKN 1 Ngawi jurusan Administrasi dan Tata Kelola Pemerintahan, menggugat omnibus law karena khawatir dengan nasibnya setelah lulus SMK nanti.

Setelah lulus sekolah, siswi ini berencana mencari pekerjaan yang sesuai apa yang ia pelajari selama sekolah. Dengan berlakunya UU Cipta Kerja ia takut akan menjadi pekerja kontrak dengan waktu tertentu untuk selamanya. (*/Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: