Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Jenderal Kopassus Satu ini Jadi Cikap Bakal SMA Taruna Nusantara di Magelang

Jenderal Kopassus Satu ini Jadi Cikap Bakal SMA Taruna Nusantara di Magelang

  • calendar_month Sen, 21 Mar 2022

BNews–MAGELANG– Rasa peduli dari sang Jenderal Kopassus, Benny Moerdani terhadap masa depan bangsa dan pendidikan di Indonesia, menjadi salah satu cikal bakal berdirinya Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara yang terletak di Magelang, Jawa Tengah.

Sembilan tahun Benny menjalani dinas di luar negeri. Selama itu pula, dirinya mengamati sekolah menengah atas di sana; dan membandingkan dengan kondisi pendidikan dan sekolah di Indonesia. Hal itu seperti dilansir dari buku “Benny Moerdani yang Belum Terungkap”.

Sekolah yang mulai beroperasi pada tahun 1990 tersebut, akhirnya dibangun atas bentuk kekhawatiran terhadap nasib dunia pendidikan di Indonesia, 25 hingga 30 tahun mendatang. Beda dari yang lain, SMA Taruna Nusantara yang didirikan ini tidak seperti sekolah lain pada umumnya.

Sekolah ini merupakan sekolah kebangsaan. Sesuai dengan pernyataan Benny, ia menyatakan ingin membangun lembaga pendidikan yang juga bisa memberikan nilai perjuangan dan kebangsaan bagi anak muda. Pada akhirnya Benny dan para koleganya sepakat untuk membangun sebuah sekolah menengah atas (SMA).

“Sekolah berlatar Katolik dan Islam sudah banyak. Saya mau sekolah kebangsaan,” ujar Benny.

Dalam proses pembangunan Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara, Benny melibatkan dan mempercayai Taman Siswa untuk membantunya. Taman Siswa merupakan lembaga pendidikan yang dirintis oleh Ki Hadjar Dewantara, yang dijuluki sebagai Bapak Pendidikan di Indonesia.

Ki Hadjar Dewantara sendiri mendirikan Taman Siswa sebagai lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk dapat memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda. Ia sangat perhatian pada pendidikan bangsa Indonesia, dan berusaha sangat keras untuk memajukannya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Karena jasa-jasanya dalam bidang pendidikan di Indonesia itu pula, yang membuat Ki Hadjar Dewantara dijuluki sebagai Bapak Pendidikan di Indonesia.

Hal tersebut juga yang membuat Benny Moerdani mempercayai jika Taman Siswa nantinya dapat membantu dalam pembangunan sekolah tersebut. Karena pengaruh Ki Hadjar Dewantara sebagai pakar pendidikan dan seorang nasionalis dalam sistem pendidikan di Indonesia.

Lalu dibuatlah kesepakatan kerja sama antara ABRI dan Taman Siswa. Isi kesepakatan tersebut antara lain, Taman Siswa membentuk Yayasan Kebangkitan Nasional, sedangkan ABRI mendirikan Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman. Kemudian kedua yayasan tersebut membentuk Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara.

Akhirnya Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara berhasil didirikan di atas lahan seluas 23,5 hektare. Dengan fasilitas yang cukup lengkap, seperti gedung-gedung bertingkat, poliklinik, stadion, kolam renang, menara panjat tebing, dan lapangan basket. (*/merdeka.com)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less