Kekeringan Ancam Magelang, BMKG Waspadai Krisis Air Bersih dan Kebakaran

BNews—MAGELANG— Sebagian wilayah di Magelang masuk dalam kriteria kekeringan sangat panjang. Artinya, selama kurang lebih 60 hari, Magelang akan berpotensi mengalami cuaca tanpa hujan.

Hal tersebut disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Selain Magelang, wilayah dengan kriteria sangat panjang (31-60 hari tanpa hujan) juga terjadi di sebagian Sragen Selatan, Karanganyar Selatan, Sukoharjo Selatan, Klaten, Wonogiri, Purworejo dan Kebumen Tengah.

”Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi kekeringan pada Bulan Agustus ini, kata Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Semarang Iis W Harmoko, Senin (3/8).

Lis mengatakan, pihaknya juga memantau daerah di Jawa Tengah yang memasuki kekeringan ekstrem di musim kemarau tahun ini. Adapun wilayah tersebut antara lain, Kebumen bagian Selatan, Klaten bagian Selatan & Wonogiri bagian Barat.

”Ketiga wilayah tersebut mengalami lebih dari 60 hari tanpa hujan yang terpantau dari monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) di Dasarian III Juli  2020,” ungkapnya.

Sementara untuk wilayah dengan kriteria panjang (21-30 hari tanpa hujan) terjadi di Brebes Barat, Tegal Selatan, Jepara Tengah, Rembang. Lalu Grobogan, Kabupaten Semarang, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Magelang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga.

Ia menerangkan, terdapat beberapa hal-hal yang perlu diwaspadai. Seperti kekurangan air bersih atau baku dan bahaya kebakaran hutan/ lahan.

Loading...

”Sehingga masyarakat perlu ada upaya dalam menghemat penggunaan air. Dan berhati-hati apabila melakukan aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan api seperti membakar sampah,” pesan dia. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: