Manjur.. Cara Jitu Mengatasi Trauma Masa Lalu yang Suram

BNews—NASIONAL— Hidup itu berwarna seperti pelangi. Sementara hidup tidak selamanya selalu bahagia. Terkadang manusia merasa sedih karena mengalami masa-masa sulit.

Masa sulit tersebut akan menjadi pengalaman. Pengalaman tersebut ada yang sifatnya ringan, sedang, hingga berat. Dan bisa menyebabkan seseorang mengalami trauma psikis dalam jangka panjang.

Dirangkum Borobudur News, jenis trauma terbagi dalam tiga kategori; yakni kekerasan fisik, pelecehan seksual dan kekerasan emosional.

Kekerasan fisik umumnya dilakukan orang tua terhadap anaknya, suami terhadap istri atau sebaliknya. Kondisi lingkungan yang dipenuhi dengan aksi-aksi kekerasan juga meningkatkan risiko seseorang mengalami trauma berkepanjangan.

Pelecehan seksual juga dapat meninggalkan trauma yang mendalam bagi korban. Salah satu kelompok paling rentan yang bisa mengalami kondisi ini adalah anak-anak. Kejadian ini bisa menimbulkan dampak bagi perkembangan emosional korban.

Kekerasan emosional atau bullying menjadi salah satu penyebab utama seseorang mengalami trauma. Beberapa kekerasan emosional seperti ejean dan hinaan dapat berpengaruh buruk bagi keadaan penderita. Seseorang yang sering dituntut terlalu keras, bahkan melebihi kemampuan, bisa meningkatkan risiko trauma.

Berikut beberapa cara mengatasi trauma yang bisa dilakukan:

Loading...

Bersikap Terbuka

Cara mengatasi trauma yaitu berusaha untuk selalu bersikap terbuka. Semakin menghindari masalah dan mencoba menutup-nutupi peristiwa, dapat membuat keadaan kian memburuk. Oleh karena itu, mencoba untuk memaafkan diri sendiri dan menumbuhkan kepercayaan diri menjadi salah satu cara terbaik untuk mengatasi trauma.

Baca juga: Embus Es Muncul Kembali di Kawasan Dieng, Suhunya Minus 3 Derajat

Selain itu, bersikap terbuka terhadap orang-orang terdekat seperti sering mencurahkan perasaan dan isi hati bisa menjadi obat psikologis agar suasana hati lebih tenang dan tentram. Mencurahkan isi hati ini juga bisa dilakukan dengan cara-cara lain seperti menulis, melukis dan melakukan berbagai aktivitas yang bisa membuat hati lega.

Meditasi

Salah satu cara mengatasi trauma yang paling mudah ialah rutin melakukan meditasi. Kegiatan relaksasi ini dapat menumbuhkan pikiran positif dan membangkitkan semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Pasalnya, Pikiran negatif yang sering muncul dapat menyebabkan seseorang menjadi cemas, stres, bahkan mengalami depresi obsesif.

Oleh karena itu, berpikir positif diperlukan untuk menghindari gangguan mental yang bisa terjadi. Pasalnya, berpikir positif dapat memberi pengaruh baik untuk keadaan psikologis.

Selalu Bersyukur

Sudah kita ketahui bersama bahwa manusia di dunia tentu tidak akan pernah lepas dari permasalahan hidup. Hampir dapat dipastikan setiap orang memiliki masalahnya sendiri-sendiri. Hal inilah yang kemudian harus disadari bahwa kita tidak hidup sendiri dan masih banyak orang di luar sana yang mengalami masalah lebih besar.

Baca juga: Kabar Sekte Pemuja Setan di Kampus Itenas Bandung, Ungkap Faktanya

Salah satu puncak kebahagiaan ialah ketika seseorang mampu bersyukur dengan apa yang dimiliki. Selalu percaya bahwa semua masalah yang kita hadapi sekarang adalah upaya mendewasakan diri agar ke depan dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, masih banyak hal di dunia ini yang patut kita syukuri seperti memiliki sahabat, keluarga, dan pekerjaan.

Selalu Mengingat Hal-hal Baik

Setiap orang dapat dipastikan selama hidupnya pernah melakukan hal-hal yang baik. Mengingat-ingat kembali peristiwa atau kebaikan yang pernah kita lakukan, bisa membuat diri kita lebih bisa bersyukur.

Di samping itu, menghindari untuk selalu menyalahkan diri sendiri juga dapat membantu memperbaiki cara pandang kita terhadap segala sesuatu. Dengan begitu, pikiran dan hati kita akan jauh lebih tenang saat menghadapi berbagai persoalan yang sedang kita hadapi.

Berusaha Menghadapi Rasa Takut

Cara mengatasi trauma berikutnya yaitu selalu berusaha menghadapi rasa takut. Seseorang yang memiliki rasa takut yang berlebihan bisa menurunkan produktivitas saat menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan menguatkan hati dan selalu berusaha untuk berpikir positif.

Di samping itu, saat kita sedang dihadapkan dengan berbagai persoalan, yang harus kita lakukan ialah selalu mengambil atau melihat sisi baiknya. Usahakan untuk selalu menghindari untuk mencari kesalahan orang lain, dengan begitu, akan melatih pikiran kita menjadi lebih positif. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: