Meredam Gejolak Covid-19, Pemkab Magelang Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp 30 Miliar

BNews—MAGELANG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang bakal mengucurkan dana bantuan stimulus ekonomi. Terhadap pelaku usaha yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Magelang.

Bantuan stimulus ekonomi tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 42 Tahun 2020 Tentang Pemberian Stimulus Ekonomi kepada Pelaku Usaha dalam rangka Penanganan Dampak Ekonomi Akibat Covid-19 bersumber dari APBD Kabupaten Magelang.

Kasubag Perekonomian Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Magelang, Heri Purwanto mengatakan, total dana yang digelontorkan sekitar Rp30 Miliar. Dana ini diperuntukkan kepada pelaku usaha perorangan maupun kelompok di bidang perdagangan, perindustrian, pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, transportasi, kebudayaan dan jasa.

”Ada Covid-19 berdampak pada kinerja pelaku usaha, mengganggu kinerja kegiatan usaha dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Pemkab pun menerbitkan Peraturan Bupati ini,” katanya dalam Konferensi Pers Penanganan Covid-19 di Command Center Pemkab Magelang, Jumat (16/10/2020).

Dia menjelaskan, stimulus ekonomi ini terdapat dua bentuk yakni pemberian modal dan pembelian produk.

”Pembelian produk sendiri ditujukan ke UKM yang terdampak. Mereka bisa memproduksi tapi kesulitan dalam hal pemasaran. Ada kehadiran pemerintah, membantu pemasarannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Heri mengungkapkan bagi pelaku usaha yang akan mengajukan bantuan stimulus ekonomi ini dengan mengajukan proposal ke ODP yang mengampu. ”Contohnya, pelaku usaha di bidang pariwisata, mereka membuat proposal dan diserahkan ke ODP pembinanya,” imbuhnya

Loading...

”Cuma setelah kami sosialiasi, ada usulan dari camat, mereka akan melibatkan kades. Nanti dari pihak desa dan kecamatan, akan turut mengawal ini. Artinya nanti (pelaku usaha) bisa ikut dari desa yang berinisiatif untuk mengkoordinir atau kalau mau langsung ke dinas juga silahkan,” tambahnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Berikut syarat pengajuan bantuan stimulus ekonomi bagi pelaku usaha terdampak Covid-19 :

  1. Calon penerima mengajukan permohonan kepada Bupati c.q. Kepala Perangkat Daerah terkait dan dilampiri persyaratan.
  • Persyaratan bagi  pemohon modal usaha :
  • Penerima perorangan
  • Fotokopi KTP dan kartu keluarga
  • Fotokopi izin usaha atau surat keterangan usaha dari Kades/Lurah
  • Proposal berisi data pemohon dan usaha, tujuan mengajuan permohonan dan pemanfaatan bantuan, besaran permohonan dan penggunaan.
  • Surat pernyataan tidak mengajukan permohonan stimulus ekonomi lebih dari satu pengajuan dan kesediaan melaporkan serta mempertanggungjawabkan penggunaan bantuan.
  • Penerima kelompok
  • Fotokopi KTP ketua kelompok
  • Fotokopi dokumen pengesahan atau penetapan kelompok
  • Fotokopi struktur organisasi kelompok
  • Proposal berisi data pemohon dan usaha, tujuan mengajuan permohonan dan pemanfaatan bantuan, besaran permohonan dan penggunaan.
  • Surat pernyataan tidak mengajukan permohonan stimulus ekonomi lebih dari satu pengajuan dan kesediaan melaporkan serta mempertanggungjawabkan penggunaan bantuan.
  • Penerima berupa badan usaha
  • Fotokopi KTP penanggungjawab atau pimpinan badan usaha
  • Fotokopi izin usaha
  • Fotokopi akta pendirian
  • Proposal berisi data pemohon dan usaha, tujuan mengajuan permohonan dan pemanfaatan bantuan, besaran permohonan dan penggunaan.
  • Surat pernyataan tidak mengajukan permohonan stimulus ekonomi lebih dari satu pengajuan dan kesediaan melaporkan serta mempertanggungjawabkan penggunaan bantuan.
  • Penerima berupa koperasi
  • Fotokopi KTP ketua koperasi
  • Fotokopi izin usaha
  • Fotokopi akta pendirian
  • Fotokopi struktur organisasi
  • Proposal berisi data pemohon dan usaha, tujuan mengajuan permohonan dan pemanfaatan bantuan, besaran permohonan dan penggunaan.
  • Surat pernyataan tidak mengajukan permohonan stimulus ekonomi lebih dari satu pengajuan dan kesediaan melaporkan serta mempertanggungjawabkan penggunaan bantuan.
  • Pembelian produk :
  • Penerima perorangan
  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
  • Fotokopi izin usaha atau surat keterangan usaha dari Kades/Lurah
  • Proposal berisi data pemohon dan usaha, rencana barang yang akan dijual meliputi jenis barang, jumlah barang, harga satuan dan total harga.
  • Surat pernyataan tidak mengajukan permohonan stimulus ekonomi lebih dari satu pengajuan dan kesediaan melaporkan serta mempertanggungjawabkan penggunaan bantuan
  • Penerima kelompok
  • Fotokopi KTP dan ketua kelompok
  • Fotokopi dokumen pengesahan atau penetapan kelompok
  • Fotokopi struktur organisasi kelompok
  • Proposal berisi data pemohon dan usaha, rencana barang yang akan dijual meliputi jenis barang, jumlah barang, harga satuan dan total harga.
  • Surat pernyataan tidak mengajukan permohonan stimulus ekonomi lebih dari satu pengajuan dan kesediaan melaporkan serta mempertanggungjawabkan penggunaan bantuan
  • Penerima berupa Badan Usaha
  • Fotokopi KTP penanggungjawab atau pimpinan badan usaha
  • Fotokopi izin usaha
  • Fotokopi akta pendirian
  • Proposal berisi data pemohon dan usaha, rencana barang yang akan dijual meliputi jenis barang, jumlah barang, harga satuan dan total harga.
  • Surat pernyataan tidak mengajukan permohonan stimulus ekonomi lebih dari satu pengajuan dan kesediaan melaporkan serta mempertanggungjawabkan penggunaan bantuan
  • Penerima berupa Koperasi
  • Fotokopi KTP ketua koperasi
  • Fotokopi izin usaha
  • Fotokopi akta pendirian
  • Fotokopi struktur organisasi
  • Proposal berisi data pemohon dan usaha, rencana barang yang akan dijual meliputi jenis barang, jumlah barang, harga satuan dan total harga.
  • Surat pernyataan tidak mengajukan permohonan stimulus ekonomi lebih dari satu pengajuan dan kesediaan melaporkan serta mempertanggungjawabkan penggunaan bantuan

Permohonan diajukan paling lambat 23 oktober 2020 pada jam kerja. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: