Nama Walikota Dicatut, Napi Narkotika Tipu Banyak Warga dari Dalam Lapas

BNews—JATENG— Polres Salatiga membongkar komplotan penipu yang mencatut nama Walikota Salatiga dan Wakil Walikota Salatiga. Tiga orang berhasil diamankan.

Mereka beraksi saat mendekam di Lapas Madiun, Jawa Timur. Dengan memakai nama walikota, mereka menelepon sejumlah warga meminta kiriman uang untuk bantuan yayasan.

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, ketiga pelaku adalah Adi Rahman Saleh, 29, warga Jalan Muharto, Kota Malang. Iskandar Zulkarnaen, 41, warga Jalan Meranti Batuampar, Balikpapan dan Yeri Sitinjak, 23, warga Jalan Karangan, Surabaya.

Dari tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti antara lain, uang Rp 3 juta yang disimpan di saldo BCA atas nama NA. Tabungan tersebut disita dari salah satu tersangka.

”Modus yang dipakai saat menipu, mengaku sebagai Walikota Salatiga dan juga Wakil Walikota Salatiga dan meminta sejumlah uang dengan alasan membantu yayasan,” ujarnya, Senin (4/12).

Dia menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan seorang warga bernama Pursini warga Jalan Imam Bonjol Salatiga. Korban pada Sabtu akhir pekan lalu ke ATM BRI di Jalan Diponegoro Salatiga dan tertipu oleh komplotan pelaku yang mencatut nama Walikota Salatiga.

Korban mentransfer sejumlah uang usai ditelepon pelaku. Yang membuat korban percaya, pelaku memakai nama Walikota Salatiga dan meminta korban mentransfer uang sebagai wujud bantuan sosial.

Loading...

Selain itu juga ada korban lain yaitu Abdul Aziz warga Beringin. Dia dihubungi tersangka Iskandar Zulkarnaen bersama Aris Susanto dan Erik Kasmayadi keduanya warga Mojokerto. ”Untuk kasus ini para pelaku mengaku sebagai Wakil Walikota,” jelasnya.

Dikatakan Kapolres, para pelaku penipuan merupakan tahanan yang tersangkut kasus narkoba. Kasus ini ditangani Polres Salatiga, namun para tersangka masih menjalani hukuman di Madiun.

”Pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” tandasnya. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: