Pengaruh Covid-19 Terhadap Usaha Pamoor ”Leather And More”

BNews–JOGJA-– Di era pandemi saat ini kita ketahui bahwa semua negara di dunia mengalami banyak sekali perubahan terutama dalam segi ekonomi dan bisnis.

Tumbuhnya perekonomian di indonesia ini tentunya tidak terlepas dari peran UMKM yang mampu mendongkrak bagi perekonomian masyarakat secara mandiri dan dapat mendukung lajunya pertumbuhan ekonomi di indonesia.

Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu jenis usaha produktif yang dari dulu hingga pada saat ini pun perkembangannya masih sangat pesat.

Jumlah UMKM yang tercatat di indonesia pada saat ini mencapai 6,4 jt unit di antaranya yang terdiri dari pertanian,peternakan,pengolahan,perdagan,jasa dan juga komonkasi.

Di Indonesia sendiri UMKM ini memiliki peranan yang strategis dan pengaruh yang sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi Nasional. Pandemi covid-19 telah membuktikan kepada kita bahwa UMKM sangat berperan penting terhadap perekonomian indonesia.

Sektor UMKM di nilai paling tinggi tingkat rentannya terhadap pandemi karena pada umumnya UMKM berpenghasilan dari perputaran dagang yang di lakukan setiap hari.

Ketika UMKM tidak mampu lagi dalam menopang krisis ekonomi akibat pandemi pereknomin indonesia turun drastis akibat dari sektor pertanian; peternakan,pengolahan,perdagan,jasa dan juga komonkasi merupakan sektor yang  berdampak  dari covid-19.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Wabah covid-19 ini juga di rasakan oleh UMKM fashion Pamoor Leather And More yang ada di jalan CelebanUH3/534 Yogyakarta. Dimana dampak tersebut dapat mengakibatkan turunnya penjualan.

Hal ini belum pernah terjadi pada sebelumnya, sehingga UMKM yang sudah lama berjalan menjadi tidak stabil seperti biasanya. pengaruh ini sendiri juga ikut di rasakan oleh seluruh dunia, Dampak ini menjadikan masalah bagi para pelaku UMKM.

Tidak dapat dipungkiri, perlahan semua sudah beralih ke arah digital,sehingga interaksi antara manusia dan teknologi tidak terelakan lagi. Semua pemenuhan kebutuhan sudah tersedia secara digital mulai dari jual beli jasa; hingga transaksi pembayaran teknologi digital yang di gunakan memungkinkan terjadinya intekoneksi antara mesin fisik dengan sistem produksi.

Teknologi sendiri menjadi unsur utama terhadap pengembangan industri konvensional menuju industri digital sehingga mampu mentransfer data tanpa bantuan manusia; serta dengan adanya big data mampu membantu dalam menentukan arah dalam berbisnis. (adv)

(Tim penulis : Dosen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta :Auliya Rosiana S.S,M.M.. Serta mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, sem.6  Prodi manajemen : Vivi O. peso, Yulita Tagumara & Maria O.Y.Rana)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: