Polres Magelang Kota Bebaskan 7 Peserta Aksi Usai Ricuh di Depan Mapolres
- calendar_month Sab, 30 Agu 2025

Aliansi Magelang Memanggil, Aksi Damai Berujung Ricuh, 7 Peserta Dilepas Polisi
BNews–MAGELANG– Aparat Polres Magelang Kota akhirnya membebaskan sejumlah peserta aksi setelah sempat diamankan pada Jumat sore (29/8/2025).
Aksi yang digelar awalnya berlangsung damai sebagai bentuk protes terhadap dugaan kekerasan polisi dalam menangani demonstrasi di Jakarta. Namun, situasi berubah ricuh sekitar pukul 17.00 WIB.
Kericuhan sempat berlangsung selama 90 menit sebelum akhirnya mereda. Tetapi kondisi kembali memanas setelah massa mengetahui ada peserta aksi yang masih ditahan di Mapolres Magelang Kota.
Dikutip dari Kompas com, tujuh orang kemudian dilepas dengan pengawalan aparat kepolisian.
Koordinator Umum Aliansi Magelang Memanggil, Achmad Rizky Airlangga, menjelaskan bahwa aksi utama sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 30–31 Agustus 2025.
“Hari ini sebatas konsolidasi aspirasi di Taman Pancasila. Aksi ini melibatkan gabungan mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil, termasuk kelompok pengemudi ojol di Magelang,” ujarnya.
Rizky yang akrab disapa Rangga itu mengatakan bahwa demonstrasi tersebut digelar untuk memprotes kematian Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat demo di Jakarta.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Namun, desakan massa membuat aksi digelar lebih cepat dari jadwal. “Tapi, teman-teman menuntut aksi hari ini,” kata Rangga.
Ia menegaskan konsolidasi yang dilakukan bertujuan menyamakan persepsi agar demonstrasi dapat berlangsung damai.
“Kami enggak mengharapkan untuk rusuh,” ucapnya.
Rangga juga menambahkan bahwa kericuhan yang sempat terjadi di depan Mapolres Magelang Kota berada di luar kendali Aliansi Magelang Memanggil. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News



Saat ini belum ada komentar