Satu PDP Asal Kecamatan Muntilan Meninggal Dunia

BNews–MUNGKID– Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Magelag dilaporkan meninggal dunia kemarin (29/7/2020). Ia merupakan pasien asal Kecamatan Muntilan.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, membenarkan satu PDP meninggal dunia. “Pasien tersebut berasal dari Kecamatan Muntilan, seorang pria 44 tahun,” katanya.

Dari informasi yang dihimpung Borobudurnews.com, pasien tersebut meningal dunia di RSU pada Selasa malam pukul 20.30 wib. Pasien tersebut juga dimakamkan sesuai protokol kesehatan selesai pukul 02.00 wib Rabu (29/7/2020) dini hari.

“Selain ada yang meninggal, hari ini juga ada empat tambahan PDP. Mereka berasal dari kecamatan Ngluwar, Muntilan, Secang dan Pakis. Dengan tambahan satu meninggal dan empat baru itu, jumlah kumulatifnya menjadi 344 orang. Rinciannya, 16 dirawat, 285 sembuh dan 43 meninggal,” jelasnya.

Sebelumnya juga diberitakan terdapat tambahan dua pasien positif covid-19 baru di Kabupaten Magelang (29/7/2020). Mereka berasal dari Kecamatan Kaliangkrik dan Dukun.

Dengan bertambahnya kasus positif , maka jumlah kumulatif kasus covid sebanyak 172 orang. Sementara pasien covid yang masih dirawat maupun isolasi mandiri masih berjumlah 19 orang.

“Angka itu dari jumlah sebelumnya 17 orang ditambah dua orang pasien baru hari ini,” imbuhnya.

Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), diketahui bertambah dua orang. Hingga 29 Juli 2020 jumlah ODP berjumlah 12 orang, karena terdapat 2 ODP lolos pantau dan tambahan dua orang.

Dilaporkan juga untuk angka kesembuhan PDP hingga saat ini menjadi total 285 orang. Sedang kesembuhan pasien positif covid-19 masih 147 orang.

Sementara untuk jumlah kasus meninggal dunia menjadi 49 Kasus. “Dengan keterangan meninggal dunia dalam status PDP sebanyak 43 orang dan meninggal dunia dengan status positif berjumlah 6 orang,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: