Sejumlah Jenis Minuman Beralkohol dan Dampaknya Bagi Kesehatan
- calendar_month Sab, 18 Nov 2023

Ilustrasi wanita menenggak minuman beralkohol (gambar: internet)
BNews-KESEHATAN– Minuman keras dapat memiliki dampak berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Dampak tersebut antara lain kerusakan organ seperti hati, otak, jantung, dan pankreas.
Selain itu, alkohol juga berpotensi menyebabkan ketergantungan yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari pengguna. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak dan memahami risikonya.
Apakah Anda ingin mengetahui jenis-jenis minuman beralkohol dan dampaknya bagi kesehatan tubuh?
Jenis Minuman Beralkohol:
- Gin
Gin adalah minuman beralkohol yang terbuat dari biji-bijian seperti gandum atau jelai. Minuman ini mengandung ABV antara 35% hingga 55%.
- Rum
Rum adalah minuman hasil penyulingan yang terbuat dari tebu atau molase yang difermentasi. Minuman ini memiliki konsentrasi alkohol sekitar 40% ABV, namun ada juga rum dengan konsentrasi alkohol yang lebih tinggi.
- Vodka
Vodka terbuat dari kentang atau gandum hitam dan memiliki kisaran ABV antara 40-90% per shot. Dalam kandungan 40% ABV, vodka mengandung sekitar 97 kalori per shot.
- Bir
Bir merupakan minuman beralkohol tertua yang terbuat dari biji-bijian, ragi, gula, buah, atau rempah. Bir memiliki ABV antara 4% hingga 6%.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
- Wiski
Wiski terbuat dari biji-bijian yang difermentasi dan disuling. Wiski biasanya memiliki kandungan alkohol antara 40-50% ABV dan mengandung sekitar 105 kalori.
Dampak Minuman Keras bagi Kesehatan:
- Menyebabkan penyusutan otak
Alkohol dapat mempengaruhi otak, mengubah suasana hati, memperlambat refleks, dan memengaruhi keseimbangan. Penggunaan minuman keras jangka panjang dapat menyebabkan penyusutan otak.
- Meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular
Konsumsi alkohol memiliki efek kompleks pada kesehatan kardiovaskular dan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, dan kardiomiopati.
- Gangguan pada sistem pencernaan
Minuman keras dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan seperti hilangnya nafsu makan, mual, muntah, dan sakit perut.
- Bahaya untuk pankreas
Konsuksi alkohol yang kronis dapat menyebabkan peradangan pada pankreas dan berkontribusi pada berkembangnya pankreatitis.
- Peningkatan risiko terkena kanker
Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena berbagai jenis kanker seperti payudara, hati, esofagus, kepala dan leher, kolorektal, melanoma, prostat, dan kanker pankreas.
- Memengaruhi kesehatan tulang
Alkohol dapat menyebabkan lonjakan kadar asam urat dalam tubuh yang mempengaruhi kesehatan tulang dan dapat menyebabkan risiko patah tulang.
- Menyebabkan berbagai penyakit terkait hati
Penggunaan minuman keras jangka panjang dapat meningkatkan risiko hati berlemak, hepatitis, sirosis, dan kanker hati.
Penting untuk memperhatikan dan membatasi konsumsi minuman keras agar dapat menjaga kesehatan tubuh dengan baik. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar