Sempat Ditolak Rumah Sakit, Dua Pasien Suspect Corona di Jogja Meninggal Dunia

BNews—BANTUL— Dua pasien dengan gejala Corona (Covid-19) meninggal dunia setelah ditolak saat hendak dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan di RSUP Dr Sardjito Jogjakarta. Keduanya akhirnya meninggal dunia sebelum mendapatkan perawatan intensif.

Hal itu diungkakan oleh Direktur RS Nur Hidayah Bantul, Sagiran. Dia menceritakan mengatakan pada Senin (30/3/2020) pagi RS Nur Hidayah memang menerima tiga pasien dengan keluhan demam tinggi, nyeri tenggorokan, dan sesak napas. Dia menduga kuat gejala itu mengarah ke Covid-19.

Kondisi itu membuatnya berupaya merujuk ketiga pasien tersebut ke rumah sakit rujukan. Akan tetapi dari 23 rumah sakit yang dihubungi Nur Hidayah, kata Sagiran, menolak dengan berbagai alasan, mulai dari penuh, diminta menghubungi Gugus Tugas Covid terlebih dulu, dan berbagai alasan lainnya.

Pihaknya juga sudah berupaya menguhubungi tim gugus tugas, tetapi diminta langsung menuju rumah sakit rujukan.

Akhirnya setelah berkoordinasi dengan Pemkab Bantul, ketiga pasien dirujuk pada Senin malam. Kedua pasien dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito dan seorang pasien dirujuk ke RSUD Sleman.

“Saya bersedih begitu kami berupaya untuk mendapatkan rujukan itu sampai pukul 20.00 WIB, baru terkirim pasien ketiga dan sekitar pukul 23.00 mendapatkan kabar duka [pasien pertama meninggal dunia] dan pukul 07.00 [Selasa, 31/3] mendapatkan berita pasien kedua meninggal dunia,” kata Sagiran.

Ketua Satgas Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Bantul, Helmi Jamharis menangapi singkat terkait dua pasien rujukan RS Nur Hidayah yang meninggal di RSUP Dr. Sardjito. “Tentu yang berhak menanggapi di pihak rumah sakit [rujukan],” kata Helmi, Selasa (31/3/2020). (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: