Siswa Kelas V SD yang Bunuh diri di Temanggung Tinggalkan Wasiat Ini Bunyinya

BNews—TEMANGGUNG— Polisi terus mendalami kasus dugaan bunuh diri oleh pelajar kelas V sebuah sekolah dasar di Temanggung, kemarin (7/10). Saat ditemukan gantung diri, korban meninggalkan sebuah surat.

Surat itu ditemukan tak jauh dari jasad korban. Diduga kuat surat itu merupakan tulisan tangan korban.

Putra pertama Heru Suwartono, 39, ini meninggalkan surat berbunyi: “Yowes nek pancen bokde ora kenal karo aku tak ngendat alias mati nang buri omah, seko Pinjol” (Kalau bude tidak mengenal saya, saya mau bunuh diri dengan cara menggantung di belakang rumah, dari Pinjol, red).

Korban bernisial, Han, 12, ditemukan ayahnya sudah tidak bernyawa di Gudang rumah bagian belakang di Butuh Kecamatan/KabupatenTemangung. Jasad ditemukan sekitar pukul 05.30 pagi.

Berdasarkan informasi dari warga, korban tinggal bersama ayah, paman, dan ibu tirinya. Sebelum kejadian, korban sempat dimarahi orang tuanya karena tidak pulang ke rumah pada Ahad (6/10) malam kemarin.

Tetangga korban Sutarto menuturkan korban dikenal sebagai anak yang periang. Anak tersebut dalam kesehariannya baik di masyarakat.

Dia mengatakan setiap hari dia selalu bermain ke tempatnya bersama teman-temannya. Menurut dia sebelum kejadian pihaknya tidak menemukan hal-hal yang aneh pada diri korban.

Loading...

Polisi masih terus mendalami aksi dugaan bunuh diri pelajar kelas V SD tersebut.  “Kami sudah periksa lima saksi dari keluarganya, kami juga akan mencari informasi dari temannya dan profil korban itu sendiri dalam kesehariannya,” katanya seperti dikutip I-news.

Dia mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh orang tuanya pada Senin (7/10) pagi di ruang gudang bagian belakang rumahnya dalam keadaan menggantung. Dia mengatakan setelah mendapat informasi dari warga tentang kasus tersebut, pihaknya mengirimkan petugas ke lokasi kejadian. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: