SMA TN Akan Dampingi Siswanya Saat Diperiksa Polisi

BNews–MERTOYUDAN– Polres Magelang telah mengirimkan surat pemanggilan terhadap para terlapor kasus dugaan bullying dan kekerasan yang menimpa MIH, 15, siswa kelas X. Pihak sekolah menyatakan bakal mendampingi para terlapor.

 

Sebagaimana diketahui, MIH melaporkan ke Polres Magelang telah dibuli dan dianiaya oleh rekan-rekannya pada Kamis 31 Agustus 2017 di Wisma Graha Rajawali 1 Komplek SMA Taruna Nusantara. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka.

Polis yang melakukan penyelidikan sudah mengirimkan surat panggilan kepada para terlapor untuk diperiksa sebagai saksi. “Suratnya sudah kami terima siang tadi,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMA Taruna Nusantara Cecep Iskandar saat dihubungi borobudurnews, siang tadi.

Cecep mengaku pihaknya akan kooperatif terhadap proses hukum yang akan dijalani pelajarnya. “Kami siap berkerja sama dengan pihak kepolisian untuk dugaan kasus buli dengan kekerasan yang terjadi di sekolahan kami,” katanya.

Pihak sekolah, katanya, juga akan mendampingi siswa-siswanya yang dilaporkan tersebut. “Untuk pendampingan anak atau siswa yang dipanggil cukup dari pihak kami atau orang tua siswa masing-masing tergantung nanti koordinasi kita selanjutnya,” imbuhnya.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Sebelumnya Waka Polres Magelang Kompol Heru Bidiharto menerangkan bahwa menurut laporan ada sebanyak enam anak terlapor. “Surat dari kami hari ini sudah dikirim ke SMA Taruna Nusantara tinggal menunggu koordinasi lebih lanjut untuk segera mendatangkan saksi terlapor,” katanya di Mako Polres Magelang. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: