Temuan Mengerikan Dugaan Penyebab Kecelakaan Boeing 787 Air India
- calendar_month Rab, 18 Jun 2025

Satu Penumpang Selamat dari 242 Tragedi Pesawat Air India
BNews—INTERNASIONAL – Penyelidikan terhadap kecelakaan tragis pesawat Boeing 787-8 Dreamliner milik Air India terus berkembang, dengan munculnya temuan baru yang memunculkan kekhawatiran serius.
Sistem tenaga darurat pesawat yang dikenal sebagai Ram Air Turbine (RAT) diduga telah aktif sebelum pesawat jatuh di Ahmedabad, India, pekan lalu.
Mengutip laporan Wall Street Journal yang bersumber dari pihak yang mengetahui proses penyelidikan, aktifnya RAT menunjukkan adanya potensi kegagalan sistem utama, termasuk mesin, sejak pesawat mulai tinggal landas.
“RAT dirancang untuk menyuplai listrik dan tekanan hidrolik saat mesin utama tidak berfungsi. Aktivasinya dalam kasus ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kondisi mesin saat lepas landas,” demikian kutipan laporan WSJ yang dikutip oleh Reuters, Rabu (18/6/2025).
Pesawat nahas tersebut menggunakan mesin GEnx buatan GE Aerospace dan mengangkut 242 orang penumpang dalam penerbangan menuju Bandara Gatwick, Inggris. Namun, beberapa detik setelah lepas landas, pesawat dilaporkan kehilangan ketinggian secara tiba-tiba.
Tragedi ini menyebabkan seluruh penumpang tewas kecuali satu orang, serta menewaskan sekitar 30 orang di darat; menjadikannya salah satu kecelakaan penerbangan paling mematikan dalam satu dekade terakhir.
Pihak Boeing hingga kini menolak memberikan komentar langsung dan menyatakan bahwa seluruh pernyataan; akan disampaikan oleh Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB).
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Di sisi lain, otoritas keselamatan penerbangan India mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan terhadap armada Boeing 787; milik Air India sejauh ini tidak menemukan masalah keselamatan yang signifikan.
Insiden lain juga menambah sorotan terhadap maskapai tersebut.
Penerbangan Air India nomor AI315, yang menggunakan pesawat Boeing 787‑8 Dreamliner dan dijadwalkan; terbang dari Hong Kong ke New Delhi, mengalami gangguan teknis di tengah penerbangan pada Senin (16/6/2025).
Akibat deteksi gangguan tersebut, pesawat memutuskan untuk kembali ke Bandara Internasional Hong Kong sebagai langkah pencegahan. Beruntung, pesawat berhasil mendarat dengan selamat dan seluruh penumpang tidak mengalami cedera. (*)
About The Author
- Penulis: Pemela



Saat ini belum ada komentar