Tiga Benda Purbakala Bertuliskan Arab Ditemukan di Windusari, Ini Isinya

BNews–WINDUSARI– Seorang warga di Windusari Magelang menemukan tiga benda purbakala Minggu kemarin. Selanjutnya Rabu 12 Februari 2020 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang mendatangi lokasi tersebut.

Hal tersebut diungkapkan sebuah status Facebook bernama Narwan di sebuah grup Facebok Kota Tua Magelang. Dimana dituliskannya bahwa Warga tersebut bernama Nyoto, 54 warga Dusun Jlarang Desa Kalijoso Kecamatan Windusari. Dimana warga tersebut, saat itu sendang menggali batu di kebun miliknya.

Saat menggali, secara tidak sengaja dirinya menemukan sebuah lubang yang tertutup pasir. Kemudian lubang tersebut ia gali menggunakan kedua tangganya namun semakin menyempit.

Kemudian jari-jarinya mengenai benda keras, ternyata berupa tiga bentuk benda berbeda. Nyoto pun menutup kembali lubang dengan tanah pasir semula.

Hari berikutnya Nyoto melaporkan penemuannya ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang. Kemudian pada hari Rabu (12/2/2020) Tim Disdikbud meninjau ke lokasi penemuan.

Tim yang dipimpin oleh Kepala Disdikbud Azis Amin Mujahidin SPd MPd, didampingi beberapa warga menuju lokasi benda ditemukan yang berupa tanah lereng. Setelah timbunan dibongkar kembali, satu persatu benda diangkat. Masing-masing berbentuk buku terbuka, teko, dan serupa keris yang semuanya dari batu.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Selanjutnya Tim Disdikbud melaporkan penemuan tersebut ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah di Prambanan,” kata Azis Amin.

Didampingi Kabid Kebudayaan Mantep, S.Pd, MM.Pd, Kasi Sejarah dan Nilai Tradisi Sidhi Widiasih, dan Kasi Cagar Budaya Hari Bawartati, Azis Amin menjelaskan bahwa pada Senin (17/2/2020) Tim BPCB datang mengidentifikasi ketiga benda dan dilakukan pengkajian lebih lanjut. Hasil identifikasi, pada keris terukir tulisan ‘Walisanga’ berhuruf Arab. Sedangkan pada teko bertuliskan ‘Pejuwang Negara’dengan huruf Jawa.

“Sedangkan pada buku batu, pada sisi kanan bertuliskan Bismilahirahmani Syeh Raden Mas Brawinata. Sisi kiri terukir kalimat yang sama namun dengan huruf Jawa,” terang Azis Amin

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan terkait hasil kajian lanjut dari BPCB Jawa Tengah tentang. Usia dan masa pembuatan benda-benda tersebut. Untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan, sementara ketiga benda temuan tersebut disimpan di rumah si penemu, Nyoto. (*/jar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: