Viral! Dr. Teuku Faza, Dokter Muda Sabang, Berjalan Kaki ke Rumah Sakit di Tengah Malam di Jogja
- calendar_month Ming, 20 Apr 2025

Sosok seorang dokter muda asal Aceh, dr Faza menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah videonya berjalan kaki sendirian di tengah malam untuk menjalani tugas di rumah sakit menjadi viral_foto
Sejak masa kuliah, ia terbiasa berjalan kaki karena keterbatasan ekonomi. Bahkan hingga kini, ia belum memiliki sepeda atau motor pribadi.
- “Kok enggak naik motor atau sepeda?” tanya Momo.
- “Enggak punya, Mas,” jawab Faza.
Meskipun hidup dengan keterbatasan, dr. Faza tetap menjalani profesinya sebagai dokter dengan penuh dedikasi tanpa mengeluh.
Ia memilih jalan kaki sebagai satu-satunya pilihan untuk sampai ke tempat kerja.
Dedikasi dan Ketulusan yang Menginspirasi
Setibanya di depan rumah sakit, dr. Faza meminta diturunkan di gerbang saja. Ia mengucapkan terima kasih dan salam hangat kepada Momo.
- “Makasih, assalamualaikum,” ujar dr. Faza sambil tersenyum.
- “Waalaikumsalam,” balas Momo, terharu.
Kisah dokter muda ini langsung menjadi sorotan warganet, banyak yang memberikan pujian atas sikap rendah hati, semangat, dan pengabdian dr. Faza terhadap profesinya.
📖 Sosok Lain dari Dr. Faza: Hafidz Al-Qur’an dan Pencinta Bahasa Jawa
Berdasarkan informasi dari Instagram-nya, dr. Faza juga merupakan seorang Hafidz Al-Qur’an. Ia sering membagikan aktivitasnya mengaji bersama teman-teman dan memiliki cita-cita untuk menghafal Al-Qur’an serta belajar bahasa Jawa.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Teuku Zanadi Aulia Faza, calon dokter dari Sabang. Punya cita-cita menghafal Al-Qur’an dan belajar bahasa Jawa,” tulis salah satu rekannya di media sosial.
📱 Respon Netizen: Banyak yang Ingin Jadikan Faza Calon Menantu
Setelah kisahnya viral, akun Instagram dr. Faza dibanjiri komentar netizen. Banyak yang mengagumi sikap sopan, cerdas, dan sederhana yang ditunjukkan oleh dr. Faza.
Tak sedikit pula komentar lucu namun tulus dari netizen, terutama dari kalangan emak-emak yang menyebut dr. Faza sebagai “calon menantu idaman”.
Kisah dr. Faza bukan hanya menyentuh hati, tapi juga menyadarkan kita akan pentingnya semangat dan pengabdian tanpa pamrih. Semoga perjuangan dan ketulusan dr. Faza bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. (*)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani





Saat ini belum ada komentar