Viral Pernikahan Mahar Rp3 Miliar, Kini Terkuak Rekening Kosong dan Cek Hilang!
- calendar_month Sen, 10 Nov 2025

Viral! Kakek Nikahi Gadis 24 Tahun di Pacitan dengan Mahar Rp 3 Miliar
Kasus Mahar Kini Merembet ke Dugaan Penipuan Cengkeh
Kasus ini menarik perhatian publik setelah polisi melakukan penyelidikan proaktif atas dugaan pemalsuan dokumen terkait cek mahar tersebut. Belakangan, nama Mbah Tarman juga terseret dalam dugaan penipuan jual beli cengkeh di Ponorogo.
Polisi menemukan lima orang korban yang ditampung di rumah seorang warga bernama Fatoni di Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Para korban mengaku dijanjikan bisa memasok cengkeh ke perusahaan rokok ternama, PT Djarum.
“Memang benar di rumah itu ada lima orang yang ditampung oleh Mbah Tarman. Mereka diimingi bisa mencari cengkeh yang akan dikirim ke perusahaan rokok Djarum,” ungkap Paur Humas Polres Ponorogo Iptu Yayun Sriwiningrum, Rabu (4/11/2025).
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Kasus ini berawal dari laporan warga Lamongan bernama Iwan yang mencari ibunya, Sunti, setelah sebulan tidak pulang usai berkenalan dengan seseorang bernama Eko—yang belakangan diketahui merupakan kaki tangan Mbah Tarman.
“Di sana ternyata sudah berkumpul lima orang yang senasib dengan Ibu Sunti,” tambah Yayun.
Menurut polisi, kelima orang tersebut awalnya dijanjikan akan ikut dalam bisnis jual beli cengkeh. Namun setelah menunggu sebulan, janji itu tak pernah terbukti. Para korban hanya ditampung tanpa kepastian apa pun.
Keluarga Shela Belum Ambil Langkah Hukum
Sementara itu, pihak keluarga Shela Arika disebut belum mengambil langkah hukum terkait dugaan pemalsuan cek mahar tersebut. Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan kebenaran dokumen dan keterangan dari Mbah Tarman.
Kini, pernikahan viral dengan mahar miliaran rupiah itu berubah menjadi sorotan hukum. Dari cek yang hilang, rekening kosong, hingga dugaan penipuan bisnis cengkeh, nama Mbah Tarman kembali jadi perbincangan publik. (*)
About The Author
- Penulis: Purba Ronald





Saat ini belum ada komentar