VIRAL !! Video Seorang Perempuan Pingsan Karena Terjatuh Dari Spot Foto Wisata Di Kajoran

BNews–MAGELANG– Viral sebuah video yang beredar di media sosial baru baru ini. Dimana tampak seorang perempuan pingsan karena terjatuh dari spot foto di lokasi Wisata Terasering Sitegong, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang.

Tampak dalam video tersebut, ada seorang perempuan dibopong oleh 2 orang pemuda.

Video yang disebar pertama kali oleh akun IG @rezalalfarez ditayangkan 25.025 kali dan dikomentari 103 orang.

Dalam video tidak dijelaskan lokasi kejadian. Namun dari rekaman video, lokasi kejadian diperkirakan di spot wisata Terasering Sitegong, Dusun Nampan, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran.

Ketua Wisata Terasering Sitegong, Rini mengakui bahwa kecelakaan itu terjadi di destinasi wisata di Desa Sukomakmur. Peristiwa itu terjadi tanggal 29 Mei 2021, pada masa libur Lebaran.

“Kejadiannya hari Sabtu, tanggal 29 Mei 2021. Mbaknya itu datang ke lokasi Wisata Terasering Sitegong bareng rombongan teman-temannya,” kata Rini (30/7/2021).

Menurut Rini, sebelum terjatuh korban terlihat bercanda dengan temannya. Tanpa disadari mereka berada di tepian spot foto yang berupa anjungan bambu setinggi 5 meter.

“Jadi ceritanya itu mbaknya itu lagi mau foto. Tapi fotonya itu sambil ketawa-ketawa sampai nggak memperhatikan di belakang ada jurang. Akhirnya mbaknya itu jatuh. Pingsan katanya,” ceritanya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Namun Rini meragukan jika korban jatuh hingga pingsan. Sebab seperti yang terlihat dalam rekaman video, saat dibopong korban tampak masih sadar.

Tangannya terlihat berpegangan pada lengan pemuda yang membopongnya. “Beliaunya itu kayak masih sadar. Waktu dibopong kan sampai masih pegangan tangannya,” ujar Rini.

Tempat jatuh korban juga berupa lahan perkebunan daun bawang yang tanahnya relatif gembur. “Tanahnya itu empuk. Kebetulan tanaman baru jadi tanahnya baru digali. Alhamdulillah tidak ada luka atau cidera serius,” ungkapnya.

Korban kemudian dibawa ke rumah Rini untuk diperiksa kondisinya. Di situ korban malah ketawa-ketawa dan mengaku tidak ada yang sakit.

“Nggak ada yang sakit katanya mbaknya. Dia bilang ‘nggak ada yang sakit kok. Tenang saja saya nggak apa-apa. Kalau orang sakit kan harusnya ada sedihnya,” kata Rini.

Setelah diperiksa dan tidak mengeluh sakit, korban kemudian pulang bersama teman-temannya. “Alhamdulillah habis itu nggak ada laporan apa-apa,” ujarnya.

Rini menyayangkan, rekaman video itu saat ini disebar di media sosial. Beredarnya video itu memunculkan kesan bahwa peristiwa terjadi pada masa penerapan PPKM, dimana seluruh tempat wisata seharusnya tutup total.

“Kami sudah berusaha membantu tapi malah ada yang share video itu. Alhamdulillah waktu itu nggak ada kejadian apa-apa lagi. Tapi kok kebetulan sekarang share-nya pas PPKM,” kata Rini. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: