Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 112 Santri Keracunan! Dapur MBG Ngadirojo Ditutup Total Setelah Semua Sampel Positif E-Coli

112 Santri Keracunan! Dapur MBG Ngadirojo Ditutup Total Setelah Semua Sampel Positif E-Coli

  • calendar_month Rab, 3 Des 2025

BNEWS—MAGELANG— Hasil laboratorium terkait dugaan keracunan ratusan santri Pondok Pesantren Nurul Ali, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, akhirnya keluar.

Seluruh sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diuji oleh Labkes Provinsi Jawa Tengah dinyatakan positif mengandung bakteri E-coli.

“Ya, untuk hasil laboratorium meneliti sampel makanan yang sudah diperiksa oleh Labkes Provinsi ini dikeluarkan tanggal 26 November 2025. Untuk sampel nasi, tahu goreng, kemudian telur asam manis, timun tomat, dan telur, juga semangka, positif bakteri E-coli,” kata Sekretaris 1 Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi kepada wartawan di sela-sela FGD penguatan sinergitas kerja sama antara Pemkot Magelang dan Kabupaten Magelang di Omah Mbudur, Rabu (3/12/2025).

Ia menegaskan bahwa seluruh menu yang diperiksa menunjukkan hasil serupa.

“(Semuanya) Ya. Ini yang sudah saya sebutkan tadi, positif (mengandung) bakteri E-coli. Ini kemungkinan terkontaminasinya bisa beberapa hal. Yang pertama, pada saat pemrosesan pemasakan atau peralatan dapur atau bisa jadi airnya. Ini menjadi perhatian kami, dari Satgas agar SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Ngadirojo itu betul-betul melakukan evaluasi secara menyeluruh atau bisa dikatakan total,” sambung Nanda.

Dapur SPPG Ngadirojo Masih Ditutup

Menurut Nanda, dapur MBG atau SPPG Ngadirojo masih ditutup hingga hari ini, Rabu (3/12). Penutupan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh standar operasional dan kebersihan dapur dapat dievaluasi secara komprehensif.

“Jadi higienitas dan sanitasi betul-betul dijalankan secara ketat dan terukur sesuai dengan standar yang semestinya. Pangan yang diberikan juga sehat, bahan bakunya sehat, peralatannya sehat, aman. Kemudian juga distribusinya juga harus sehat,” ujarnya.

“Sehingga ini menjadi pencermatan bagi kita dari Satgas untuk meningkatkan pengawasan terhadap beroperasinya dapur-dapur yang ada di seluruh Kabupaten Magelang,” imbuhnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Ia menegaskan,untuk dapur MBG itu atau SPPG belum bisa beroperasi kembali. “Untuk SPPG Ngadirojo, sampai hari ini belum diizinkan untuk beroperasi kembali.”

Nanda meminta pengelola dapur memanfaatkan masa penutupan untuk melakukan pembenahan total.

“Makanya, ini kesempatan untuk SPPG di Ngadirojo untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh. Betul-betul memperhatikan SOP yang harus dijalankan secara ketat dan aman,” katanya.

Jumlah Korban dan Penanganan …. KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA

About The Author

Embed HTML not available.
  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less