Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 8718 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Untidar Magelang

8718 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Untidar Magelang

  • calendar_month 4 jam yang lalu

BNews–MAGELANG– Universitas Tidar (Untidar) Magelang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) Tahun 2026. Ujian di Untidar berlangsung pada 21 hingga 29 April 2026.

Pelaksanaan ujian digelar dalam dua sesi setiap harinya, kecuali hari terakhir yang hanya digelar satu sesi.

Pelaksanaan UTBK-SNBT tersebar di empat lokasi yakni Kampus Untidar Tuguran, Kampus Untidar Sidotopo, SMAN 4 Magelang, dan SMAN 5 Magelang. Dengan jumlah total 24 ruangan dan 530 komputer.

“Jumlah peserta yang mengikuti UTBK-SNBT tahun 2026 di Untidar ada 8718 calon mahasiswa. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya, di mana pada 2025 sebanyak 8367 orang dan 2024 berjumlah 7945 orang,” kata PIC UTBK-SNBT Pusat UTBK 352 Untidar, Megita Dwi Pamungkas saat konferensi pers di Gedung Rektorat Kampus Sidotopo, Selasa (21/4/2026).

Dia menjelaskan, dari 8718 calon mahasiswa tersebut dua di antaranya tunadaksa. Keduanya akan menjalani UTBK-SNBT di lokasi yang mudah diakses.

Lebih lanjut Megita memastikan seluruh peserta mendapatkan pelayanan yang optimal, termasuk kenyamanan ruang ujian. Pihaknya juga memasang denah lokasi ujian di beberapa titik, termasuk petunjuk arah.

Dia pun berharap pelaksanakan UTBK-SNBT khususnya di Untidar dapat berjalan dengan lancar. Dia juga mengimbau para peserta agar bisa menjaga kesehatan, mematuhi jadwal yang ditentukan, dan melaksanakan ujian dengan jujur.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Akademik (UPA) Teknologi Informasi dan Komunikasi, Andriyatna Agung Kurniawan, menjelaskan bahwa terdapat perubahan signifikan dalam sistem pelaksanaan UTBK tahun ini, khususnya di bidang teknologi informasi.

“Perbedaannya, tahun sebelumnya itu menginstal aplikasi ujian di komputer, sedangkan tahun ini sistem ujian sudah dibundel dalam booting menggunakan USB flashdisk,” jelasnya.

Di menyebut, penggunaan sistem booting melalui flashdisk memungkinkan komputer hanya membaca sistem dari perangkat eksternal, sehingga lebih aman dari potensi manipulasi.

“Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kecurangan,” pungkasnya. (mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less