Berikut Titik Retakan Di Kawah Gunung Merapi Dan Dampaknya

BNews–JOGJA– Beberapa waktu dikabarkan terdapat rekahan pada kawah Gunung Merapi di perbatasan Jogja-Jateng. Dimana gunung tersebut yang saat ini masih berstatus siaga, sejak ditetapkan pada 5 November 2020 lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yoyakarta. Dimana BPPTKG menyatakan terdapat rekahan di dalam dan tebing kawah Gunung Merapi.

Rekahan tersebut berada di sektor barat-barat laut. Munculnya rekahan berdasarkan data morfologi dengan satelit pada Rabu (2/12/2020) lalu.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan jika rekahan yang terjadi di Gunung Merapi baik di dalam maupun di tebing kawah dikarenakan adanya gerakan magma. Yakni magma yang bergerak menuju ke permukaan Gunung Merapi.

“Rekahan yang ada berindikasi kepada adanya gerakan magma ke permukaan,” ujar Hanik pada Minggu (6/12/2020). dilangsir Harjo.

Ia mengungkapkan juga, untuk dampak dari adanya rekahan, khususnya rekahan yang ada di tebing kawah Gunung Merapi adalah material yang di Gunung Merapi akan menuju ke arah dimana rekahan tersebut terbentuk. Rekahan yang terjadi di dalam maupun tebing kawah Gunung Merapi sendiri berada di sisi barat-barat laut.

“Karena ada rekahan, kemungkinan besar material ke arah sana -barat-barat laut] karena titik tersebut lemah,” imbuhnya.

Berdasarkan data morfologi dengan satelit yang dimiliki oleh BPPTKG, rekahan terjadi di sisi barat-barat laut. Baik rekahan yang ada di tebing kawah maupun di dalam kawah.

“Rekahan cenderung berada di sektor barat-barat laut. Rekahan yang ada di dalam kawah juga berada di sektor barat-barat laut,” ungkap Hanik.

Namun demikian, Hanik kembali menegaskan jika bukaan kawah yang terjadi di Gunung Merapi mengarah arah selatan dan tenggara, khususnya ke arah Kali Gendol. Mengingat, diameter kawah Gunung Merapi hanya 400 meter.

“Yang sudah ada jalan (luncuran material erupsi Gunung Merapi) ke Kali Gendol. Potensi bahaya awan panas juga masih mengarah ke arah selatan dan tenggara,” pungkasnya. (*.islh)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: