Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Bupati Magelang Beri Penghargaan Santri Hafal 30 Juz di Wisuda Tahfidz Grabag

Bupati Magelang Beri Penghargaan Santri Hafal 30 Juz di Wisuda Tahfidz Grabag

  • calendar_month 1 jam yang lalu

BNews-MAGELANG — Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan penghargaan kepada para santri penghafal Al-Qur’an 30 juz dalam kegiatan Wisuda XI Pesantren Tahfidz Al-Qur’an dan Bahasa Arab Bina Madani Putri Grabag, Senin (4/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pendidikan keagamaan sekaligus pembinaan generasi muda yang berakhlak dan berkarakter Islami.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa para penghafal Al-Qur’an memiliki peran penting sebagai penjaga kalamullah sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Para penghafal Al-Qur’an adalah cahaya bagi umat dan teladan bagi generasi muda. Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para santri serta para pembimbing yang telah mengantarkan mereka mencapai prestasi mulia ini,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan pemerintah daerah bukan sekadar seremoni, namun merupakan bagian dari komitmen dalam memperkuat pendidikan agama dan pembangunan karakter generasi muda di Kabupaten Magelang.

Hal tersebut juga sejalan dengan visi Kabupaten Magelang sebagai daerah yang aman, nyaman, religius, unggul, dan sejahtera.

Bupati berharap para hafidzah tidak berhenti pada capaian hafalan semata, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Jadilah teladan di tengah masyarakat dan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Grabag, Akhmad Dartono, mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam menghafal Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa tujuan utama menghafal Al-Qur’an harus dilandasi niat ibadah untuk meraih ridha Allah SWT.

“Menghafal Al-Qur’an harus diniatkan untuk mendapatkan rahmat dan kasih sayang Allah, bukan semata-mata untuk mencari pekerjaan atau keuntungan dunia,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membagikan pengalaman pribadinya terkait anak-anak yang menempuh pendidikan melalui jalur tahfidz. Menurutnya, keberkahan dan kemudahan hidup akan menyertai mereka yang istiqamah bersama Al-Qur’an.

“Jangan khawatir soal masa depan. Insya Allah, akan selalu ada jalan dan keberkahan bagi mereka yang dekat dengan Al-Qur’an,” ujarnya.

Selain itu, Akhmad Dartono juga mengajak para santri untuk mencintai bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an; yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.

Kegiatan wisuda berlangsung khidmat dan dihadiri para ulama, pengasuh pesantren, ustaz, serta wali santri. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan doa bersama dengan harapan para penghafal Al-Qur’an senantiasa mendapatkan keberkahan, syafaat; serta mampu membawa manfaat bagi masyarakat luas. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less