Ini Penyebab Cuaca di Magelang Begitu Panas di Siang Hari

BNews—MAGELANG— Suhu cuaca di wilayah Magelang terasa sangat panas di siang hari. Kejadian ini juga dialami oleh sejumlah daerah di pulau jawa.

Padahal,  bulan Oktober disebut sudah memasuki awal musim penghujan, namun hal itu tidak serta merta ‘melenyapkan’ kemarau. Sejumlah kondisi bahkan disebut BMKG sebagai penyebab cuaca panas di beberapa wilayah di Indonesia.

Advertisements


BMKG menyebut pada bulan Oktober ini, intensitas hujan masih jarang, bahkan diprediksi kemarau bisa lebih panjang lagi, yakni hingga Januari 2020 sampai hujan benar-benar merata di wilayah Indonesia.


Bahkan saat ini, suhu udara justru makin panas di beberapa wilayah di Indonesia. Dikutip dari situs resmi BMKG, Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika ini bahkan mencatat, suhu udara di salah satu wilayah Indonesia pernah mencapai 37 derajat Celcius.

Di Magelang pantauan borobudurnews, cuaca di siang hari kemarin menembus angka 35 derajat celcius. Cuaca mencapai puncaknya pada pukul 12.00-13.00.

Penyebab udara panas ini ternyata diakibatkan adanya ‘gerak semu matahari’. Matahari berada tepat di sekitar wilayah Khatulistiwa pada bulan September. Matahari terus bergerak menuju Bumi belahan Selatan sampai bulan Desember.

Sehingga pada bulan Oktober, posisi semu matahari bakal ada di sekitar wilayah Indonesia bagian Selatan. Kondisi tersebut mengakibatkan lebih banyak radiasi matahari di wilayah Selatan yang efeknya pada siang hari, suhu udara akan terasa lebih panas dengan matahari bersinar terik di atas kepala. Itulah penyebab cuaca panas di wilayah Indonesia bagian Selatan.

Walaupun begitu, BMKG menyebutkan berdasarkan data klimatologis, suhu udara tersebut masih dalam kisaran normal. Selanjutnya, penyebab cuaca panas adalah kondisi atmosfer yang relatif kering. Akibatnya pertumbuhan awan yang biasanya menghalangi teriknya matahari terhambat.

Minimnya awan ini akan semakin meningkatkan panas di permukaan Bumi, tentu hal ini berdampak pada suhu udara yang makin meningkat. Karena itu, tak perlu heran jika akhir-akhir ini, langit terlihat cerah, namun panasnya sangat terik. (bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: