Jalur Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Dibuka, Pahami Peraturan Terbarunya

BNews—KALIANGKRIK— Jalur pendakian menuju Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik, Desa Temanggung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah akan kembali dibuka mulai Rabu, (15/7). Mulai kembali beroperasinya jalur pendakian itu berdasarkan surat keterangan izin penyelenggaraan/ usaha dari Bupati Magelang No: 100/227/01.01/2020.

”Kami sampaikan bahwa jalur pendakian via Buruh Kaliangkrik mulai buka beroperasi lagi pada Rabu Pahing 15 Juli 2020,” kata Pengelola Basecamp Butuh Lilik Setiyawan, Jumat (10/7).

Lilik menjelaskan, nantinya pendakian akan menerapkan protokol kesehatan covid-19. Ada beberapa persyaratan untuk pendaki melakukan pendakian Gunung Sumbing.

Persyaratan tersebut antara lain wajib membawa surat keterangan sehat dari Ppuskesmas asal atau Kaliangkrik. ”Kemudian, wajib memakai masker, penyemprotan disinfektan, cuci tangan dan jaga jarak di basecamp,” jelasnya.

Nantinya, di basecamp dilakukan pembatasan kuota bagi mereka yang ingin istirahat. Jika kondisi normal, basecamp Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik itu mampu menampung 50 sampai 70 orang.

”New Normal ini di basecamp dibatasi 25 orang,” terang dia.

Untuk pelayanan di basecamp mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Dan sementara dibuka untuk domisili wilayah Jateng dan DI Jogjakarta yang non zona merah.

”Untuk registrasi silakan ke akun instagram @reg.symphonysumbing.id,” beber Lilik.

Ia menyampaikan untuk para pendaki agar mempersiapkan fisik, jangan sembrono, jaga etika/ sopan santun. Kemudian, patuhi semua aturan pendakian yang ada serta protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Masa ujicoba pembukaan ini, kata Lilik, dilangsungkan mulai 15 Juli hingga akhir Juli. Nantinya, dari masa ujicoba tersebut akan dilakukan evaluasi kembali.

”Masa ujicoba pembukaan Gunung Sumbing mulai 15 Juli sampai akhir Juli. Setelah itu, kami lakukan evaluasi kembali. Bagi para pendaki untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi aturan yang ada,” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: