Judi Di Salam Digrebek Polisi, Delapan Pelaku Lari Tungang Langgang

BNews—MUNGKID—Disebuah tempat bekas Lokalisasi Magelang dijadikan sarang judi dadu oleh delapan orang ini. Dan Polres Magelang berhasil mengungkapnya dengan mengamankan 7 pemain dan satu Bandar judi dadu Besar Kecil (BK) beserta barang bukti.

Kapolres Magelang AKBP Yudhianto Adhi Nugroho mengungkapkan bahwa pada hari Kamis tanggal (11/7) malam pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Dusun Dangean Desa Gulon Kecamatan Salam Kabupaten  Magelang telah terjadi tindak pidana Perjudian jenis Dadu Besar Kecil.

Advertisements


“Dengan adanya laporan tersebut selanjutnya dipimpin oleh Waka Polres Magelang bersama dengan 4 anggota Reskrim Polsek Muntilan melakukan serangkaian penyelidikan tentang informasi tersebut, yang selanjutnya diperoleh kebenaran informasi tersebut bahwa di sebuah pekarangan samping rumah warga di alamat tersebut berlangsung perjudian jenis Dadu Besar Kecil ( BK ),” katanya.


Mengetahui hal tersebut petugas langsung lakukan pengrebekan dan mengamankan para para  pelaku dan barang bukti. “Sebanyak 8 pelaku digelandang ke Polres Magelang guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” imbuhnya.

Untuk kedepalan pelaku tersebut yakni Fransiscus Xaverius Sigit Suprayitno, 43 warga alamat Perum Pring Asri Gununpring Muntilan yang berperan sebagai Bandar, untuk Sudoko, 39 warga Japuan Tanjung Muntilan, Suharyono, 53 warga Tamanagung Muntilan, Subandono, 38 warga Semawe Congkrang Muntilan, Badri, 33 warga Babadan Paten Dukun, Christanto ,41 Kesaran Ngawen Muntilan, Achmad Nur Batin, 47 warga Ngoman Lor Sriwedari Muntilan, dan Sugiyanto, 56 warga Jagoan Jurangombo Selatan Kecamatan Magelang Selatan.

“Kami amankan barang bukti juga dari Bandar dan pelaku yakni Uang tunai total sebesar Rp. 3.020.000, satu  buah Cangkir warna Putih yang terbuat dari bahan Kaca, satu buah Lepek warna Putih yang terbuat dari bahan Kaca, tiga buah dadu warna Biru, dan warna titik mata dadu berwarna Putih dan warna Kuning,” katanya.

“Kemudian,  satu buah Meja yang terbuat dari kayu berbentuk persegi panjang yang terdapat Banner yang bertuliskan huruf dan angka yaitu B, K, 1, 2, 3, 4, 5, dan 6,  dua  buah bangku panjang yang terbuat dari bahan kayu, delapan  sepeda motor,” jelasnya.

“Atas perbuatannya tersangka melanggar Pasal : 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 10 tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 25.000.000,,” pungkasnya. (bsn)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: