Klitih Mertoyudan Baru Keluar Penjara Karena Bantai Korban Hingga Meninggal

BNews—MUNGKID—Para pelaku klitih dan begal beberapa hari lalu di Mertoyudan ternyata residivis. Mereka merupakan mantan tahanan LP Kota Magelang karena beberapa kasus.

Mereka yakni Bintang Surya, 24 seorang pemuda asal Kelurahan Wates Tengah Kecamatan Magelang Utara dan Adhe Mochamad Aji, 24 pemuda asal Kelurahan Kemirirejo Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. “Mereka merupakan mantan narapidana dua kasus berbeda di Kota Magelang beberapa tahun lalu,” ungkap Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho.

Untuk pelaku atas nama Bintang Surya diketahui pernah terlibat dua kasus di Kota Magelang. Pada tahun 2015 pernah terlibat kasus pencurian dan tahun 2017 terlibat kasus pengeroyokan yang menyebabkan kematian.

Pada tahun 2016 tersebut, Bintang Surya dijatuhi hukuman 8 delapan bulan kurungan penjara akibat kasus pencurian dengan kekerasan. Sedangkan pada April 2017 Bintang Surya terlibat dalam kasus pengeroyokan yang mengakibatkan kematian di Jalan Pangeran Diponegoro seberang depan Toko Roti Fiori  Kelurahan  Magelang Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang.

Dalam kasus terakhir tersebut Bintang Surya dijatuhi hukuman pada bulan Agustus 2017 dengan kurungan penjara selama 3 tahun 6 bulan. Namun ternyata tidak sepenuhnya menjalani hukuman, hal ini dibuktikan bulan Juni 2019 dirinya melakukan aksi tidak terpujinya kembali di kawasan Kabupaten Magelang.

Sementara Adhe Mochamad Aji pada bulan Maret 2017 terjerat kasus tindak pidana Tanpa hak menguasai dan membawa senjata penikam atau senjata penusuk. Dan kasus tersebut diputus pada bulan juli 2017 lalu. Dalam keputusan tersebut, Adhe Mochamad Aji dijatuhi hukuman kurungan penjara selama satu tahun.

“Ternyata hukuman sebelumnya kepada mereka dan terkait kasus lain belum bisa membuta jera mereka, dan ternyata tetap nekat melakukan aksinya di wilayah hukum Kabupaten Magelang,” imbuh Kapolres Magelang.

“Semoga hal ini besok akan menjadi pertimbangan Pengadilan Negeri Mungkid dan Jaksa Penuntut Umum saat mereka menjalani persidangan, tentunya nanti menunggu berkas kami limpahkan,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: