Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Lonjakan Covid Diprediksi Terjadi Bulan Februari 2022 ini, Ganjar Minta Untuk Diwaspadai

Lonjakan Covid Diprediksi Terjadi Bulan Februari 2022 ini, Ganjar Minta Untuk Diwaspadai

  • calendar_month Sel, 1 Feb 2022

BNews–MAGELANG-– Gelombang lonjakan covid-19 diprediksi akan terjadi pada Februari 2022 ini. Hal tersebut disampaikan oleh, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memimpin rapat penanganan Covid-19 Jawa Tengah melalui zoom meeting, Senin (31/1/2022).

“Ini warning untuk semua maka saya minta untuk OPD yang punya pekerjaan itu musti dicek karena beberapa hari sebelumnya kita minta cek,” ujar Ganjar ditemuk usai memimpin rapat Covid-19 di kantornya, Senin (31/1).

Ganjar mengatakan, pengecekan olehnya akan terus dilakukan baik langsung maupun melalui jajarannya. Masyarakat tak boleh menerima hasil kerja yang asal-asalan.

“Kan orang kalau lihat bangunan itu, kalau bukan insinyur pasti bilang Wah apik. Semua yang kemarin masuk ke sekolah itu tidak ada yang bilang tidak bagus, semua bilak apik. Begitu saya lihat detailnya, saya bilang ini sih tidak bagus.

Sekarang saya suruh cek, ya audit kecil, teknis,” jelas Ganjar.

Terkait hasil sidak di SMA Tawangmangu kemarin, Ganjar meminta kontraktor segera memperbaiki hasil kerjanya.

“Kalau hari ini dia punya waktu enam bulan untuk disiapkan, maka saya pastikan kalau kualitasnya begitu tidak saya terima. Kemarin sudah saya telepon untuk memperbaiki maka kita butuh kontrol terus menerus. Zaman seperti ini kok ngapusi, tak thuthuki,” tegas Ganjar.

DOWNLOD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Ganjar juga menurunkan tim untuk mengawal dan mengawasi perbaikan bangunan SMA Tawangmangu.

“Kita kirimkan tim dari kita lengkap, insinyur-insinyur kita minta untuk ngecek terus kemudian inspektorat kita ngecek, dinas kita ngecek, dan sekarang sudah ada yang ke sana. Saya minta untuk panggil pengawas, panggil kontraktornya,” tutur Ganjar.

Ditanya soal jawaban kontraktor usai sidaknya kemarin, Ganjar mengaku belum menerima klarifikasi apapun. Ganjar tegas meminta kontraktor segera bertanggungjawab.

“(Alasan kontraktor?) Ya nggak tahu, belum ketemu. Katanya sudah selesai. Selesai apa? Begitu saya dikasih tahu, itu kan tidak kelihatan esbes, ketika saya tendang jebol, maka saya kemudian telepon, Anda perbaiki atau pidana,” tegas Ganjar.

Hal senada diungkapkan oleh, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi bahwa, perayaan Imlek di wilayah Kabupaten Magelang harus tetap dibatasi.

“Sekali lagi kami menghimbau agar masyarakat yang merayakan Imlek untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Kami menganjurkan agar bisa merayakan Imlek bersama keluarga saja di rumah untuk menghindari kerumunan,” pungkas, Nanda. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less